Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Terbitkan Peraturan Walikota untuk Lindungi Lansia

📅 Minggu, 08 Sep 2024, 13:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Bogor Terbitkan Peraturan Walikota untuk Lindungi Lansia Doc: ANTARA/HO-Pemkot Bogor
Ket. Pemkot Bogor bersama para lansia di Hari Lanjut Usia Nasional.

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat meluncurkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia (Lansia), sebagai komitmen dalam perlindungan dan pemberdayaan lansia.

Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari di Kota Bogor, Minggu (8/9), mengatakan untuk melanjutkan komitmen tersebut, Pemkot akan menumbuhkan hal-hal konkret, salah satunya melalui kelembagaan mengenai penyusunan Perwali tersebut.

Dengan adanya Perwali tersebut, kataHery,ada keberpihakan lebih kuat dari sisi anggaran, baik pada perangkat daerah yang berhubungan langsung secara tugas dan fungsi maupundinas lain yang ikut serta dalam keberpihakan kepada perlindungan dan pemberdayaan lansia, serta keterlibatan berbagai sektor di luar pemerintah.

"Kita membuat regulasi kelembagaan, kita akan lihat draf Perwalinya, kita me-review, tajamkan kembali, kalau sudah cukup kita tinggal eksekusi," kata Hery.

Plh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kota Bogor Agnes Andriani Kartika Sari mengatakanPerwali yang sudah disusun drafnya dan akan kembali ditinjau, merupakan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 9 Tahun 2023 tentang Perlindungan Lansia.

"Perwali tentang lansia dalam perlindungan dan pelayanan publik serta layanan kesehatan ini sudah ditandatangani oleh Pak Pj, setelah itu paling lambat ditetapkan pada Desember 2024," ujarnya.

Dengan adanya Perda yang sudah ditetapkan dan Perwali yang nantinya juga ditetapkan, Agnes menyebutperlindungan dan pemberdayaan terhadap lansia tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tapi juga oleh sektor swasta, umum, maupun masyarakat.

"Semangatnya adalah kolaborasi. Karena kita selalu dalam program pemerintah itu pentahelix, karena tidak mungkin dilaksanakan oleh pemerintah sendiri seperti pelayanan prioritas kepada lansia di sektor kesehatan, tidak hanya RSUD dan puskesmas, tapi juga oleh RS swasta," jelasnya.

Ia berharappara lansia di Kota Bogor bisa semakin berdayadan meningkat kualitas hidupnya demi Indonesia Emas 2045.

"Sehingga,fokusnya bukan kepada SDM dari pranikah, bayi, balita, tapi pada lansia atau seluruh siklus hidup juga kita ingin intervensi semua," kata Agnes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.