Menanti Data Penting AS
Kamis, 05 Sep 2024, 10:09 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak fluktuatif, hari ini (5/9). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sikap investor yang cenderung wait and see atau menunggu data penting ekonomi Amerika Serikat (AS) akhir pekan ini.
Investor menantikan laporan penggajian AS yang akan dirilis pada Jumat (6/9) waktu setempat. Laporan pekerjaan ini diharapkan akan berdampak besar terhadap keputusan bank sentral AS atau (The Fed).
Pengamat mata uang Lukman Leong mengatakan pergerakan rupiah tergantung dengan data ekonomi AS pada Juli lalu yang diperkirakan lebih sedikit lowongan pekerjaan daripada bulan itu. Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (5/9), bergerak di kisaran 15.450 - 15.600 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Rabu (4/9) sore, menguat 46 poin atau 0,30 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.480 rupiah per dollar AS. Hal itu seiring dengan tingkat inflasi Indonesia yang berada dalam kisaran sasaran bank sentral.
"Tingkat inflasi tahunan Indonesia pada Agustus 2024 sebesar 2,12 persen, sejalan dengan ekspektasi pasar dan berada dalam kisaran target bank sentral sebesar 1,5 hingga 3,5 persen," kata analis Finex, Brahmantya Himawan di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
FIFA Bidik Dana 68,5 Triliun Rupiah dari Investor, UEFA Lontarkan Kritik Pedas
-
Kabar Baik untuk Pekerja Migran! Kemenkum NTT Perkuat Perlindungan Lewat Posbankum
-
Bencana Longsor Memutus Akses Jalan di Nagano, Jepang. Ratusan Orang Terisolasi
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan hingga 700 meter
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
-
Juara Mubadala Gugur di Toronto
-
Telkom Kebut Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, Ini Langkahnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.