Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Perlu Menjadi Kota MICE

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta Perlu Menjadi Kota MICE Doc: ANTARA/Ganet
Ket. Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Vinsensius Jemadu memberikan penjelasan terkait penyelenggaraan Indonesia ASEAN Stationery & Gift Expo (IASGE) 2024 pada 3-5 Oktober di JI Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (4/9).

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) mengingatkan pentingnya Jakarta menjadi kota tempat kegiatan "Meetings, Incentives, Conventions" dan "Exhibitions" (MICE) setelah tidak lagi menyandang sebagai Ibu Kota Negara (IKN).

"Kegiatan MICE yang bersifat internasional bisa menjadi gerbang bagi Jakarta untuk menjadi kota global," kata Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Vinsensius Jemadu di Jakarta, Rabu.

Hal itu disampaikan pada pencanangan Indonesia ASEAN Stationery & Gift Expo (IASGE) 2024 yang akan diselenggarakan pada 3-5 Oktober di JI Expo Kemayoran Jakarta Pusat. Menurut dia, untuk mewujudkan Jakarta sebagai lokasi MICE bertaraf internasional maka sejak sekarang sudah mulai memposisikan dan melakukan perubahan merek (rebranding) karena siap atau tidak siap dalam waktu dua tahun lagi IKN akan pindah.

Citra (image) harus segera diubah apabila ingin menjadikan Jakarta sebagai kota bisnis dan industri. Lewat kegiatan MICE berskala internasional membuat Indonesia dikenal di mata dunia yang akhirnya menumbuhkan aktivitas bisnis dan industri.

Apalagi IASGE ini merupakan kali kedua diselenggarakan di Jakarta serta tahap satu sukses mendapat animo tinggi dari masyarakat. Artinya kepercayaan dunia terhadap iklim berusaha di Jakarta kian bertumbuh. Jemadu juga berpesan agar kegiatan pameran (expo) tidak hanya sekadar transaksi bisnis tetapi juga memberikan inspirasi bagi mitra bisnis di dalam negeri. Menurut dia, industri hadiah (gift) itu penuh dengan pendekatan kreativitas dan inovatif untuk itu pelaku usaha hendaknya bisa menerapkan prinsip ATM (amati, tiru dan modifikasi) agar bisa mengimbangi pelaku di luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.