Sekolah Vokasi UGM Kembangkan Pendeteksi Kerusakan Kereta Api
Minggu, 01 Sep 2024, 19:54 WIBJAKARTA - Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan pendeteksi kerusakan kereta api. Alat bernama Instrumented Railway Vibration (IRV) itu mengamati getaran pada kereta api untuk mengetahui kerusakan di rel atau gerbong kereta.
"Prinsip kerjanya sederhana, segala sesuatu atau kerusakan yang bergerak bisa dideteksi dari getarannya," ujar anggota Tim Pengembang IRV, Giovani Ega, dalam acara Higher Education Partnerships Conference (HEPCON) 2024, di Jakarta, Minggu (31/8).
Alumni Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM tersebut menuturkan, pengembangan IRV berangkat dari analisis kasus banyaknya bearing kereta api batu bara rusak. Penelitian dilakukan tim berisi dosen dan mahasiswa yang berlangsung di Sumatera atas kerja sama dengan PT. KAI.
"Kita tidak tahu rusaknya apa, apakah rel atau kelebihan muatan. Akhirnya kami berpikir alat monitoring untuk kondisi rel atau performance kereta berjalan," jelasnya.
Giovani menerangkan, IRV diletakan di bagian bawah gerbong yang bersentuhan roda. Jika terjadi kerusakan, lokasi akan diketahui karena IRV sudah terdeteksi dengan GPS.
Dia menambahkan, alat tersebut bisa digunakan kereta api penumpang dan moda kereta listrik. Dalam waktu dekar pihaknya akan bekerja sama drngan LRT untuk mendeteksi kerusakan gerbong atau jalurnya.
'Pengembangan alat ini secara sudut pandang sosial untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang," katanya.
Giovani menilai, transportasi yang paling tidak bisa tergantikan itu kereta api. Di Indonesia sendiri, perkeretaapian belum semua daerah memiliki sehingga perkembangannya akan terus berlangsung.
"Kereta api baru Sumatera dan Jawa saja. Jadi yang jelas perkeretaapian akan tumbuh seiring pertumbuhan indonesia sendiri," tuturnya.
Sebagai informasi, HEPCON 2024 merupakan wadah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kemitraan global. HEPCON memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan kolaborasi antara universitas-universitas di Indonesia dan mitra internasional.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Anda Warga Tangerang? Pemkab Buka Pendaftaran Mudik Gratis "Online" Kuota Hanya 2.800 Orang
-
Agar Pelanggan Bisa Jalani Ramadan Sepenuh Hati, Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati Selama Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 di Wilayah Jakarta dan Banten
-
Geger! UGM Nonaktifkan Dwi Hartono, Mahasiswa yang Diduga Otak Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank
-
AS dan Tiongkok Bahas TikTok, Tarif, dan Minyak Rusia dalam Pertemuan Madrid
-
Gubernur DKI Ingin Jakarta Jadi ‘Role Model’ Kota Ramah Perempuan dan Anak
-
H-2 Lebaran, Pasaman Barat Mulai Dipadati Pemudik
-
Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.