Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PDIP Surakarta Daftarkan Bapaslon ke KPU Malam Hari

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
PDIP Surakarta Daftarkan Bapaslon ke KPU Malam Hari Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPC PDIP Kota Surakarta YF Sukasno memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/8/2024).

SOLO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Surakarta memilih malam hari sebagai waktu pendaftaran bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPC PDIP Kota Surakarta YF Sukasno di Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/8) mengatakan pendaftaran akan dilakukan pada pukul 21.00 WIB.

"Kami dari Kantor DPC PDIP ke KPU dengan berjalan kaki. Sekitar 3 km," katanya.

Ia mengatakan, dipilihnya malam hari karena mengandung filosofi Jawa, di mana ketika keluarga sedang menghadapi permasalahan maka orang tua meluapkan rasa prihatinnya dengan berjalan kaki di malam hari sambil berdoa.

"Ini bentuk keprihatinan kami atas situasi bangsa yang mengkhawatirkan. Harapannya suasana kembali ayem tentrem (tenteram). Dalam hal ini, PDIP bersama rakyat," katanya.

Sementara itu, sebagai urut-urutan pendaftaran, dikatakannya, diawali dengan prosesi yang akan dilakukan di Kantor DPC PDIP. Selanjutnya, akan dilakukan jalan bersama, dimulai dengan Satgas PDIP, diikuti oleh pengeras suara.

"Kemudian ada cucuk lampah, Kyai Brodronoyo yang mengandung filosofi agar semua berjalan lancar. Kemudian akan ada Semar, Gareng, Petruk, Bagong yang membawa panji-panji. Diikuti oleh Ketua DPC PDIP yang membawa perlengkapan administrasi," katanya.

Di belakang Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, akan ada prajurit keraton atau bregodo 17 yang jumlahnya 17 orang, diikuti bregodo 8, dan dibelakangnya ada bregodo 45.

"Mereka ini akan menggemakan kentong gobyok. Kalau jaman dulu, kentong gobyok ini dibunyikan untuk mengabarkan sesuatu yang penting kepada masyarakat. Di sini kami ingin mengabarkan calon wali kota dan wakil wali kota dari PDIP," katanya.

Selanjutnya, kelompok paling belakang adalah pengantar. Mereka akan mengenakan busana adat Jawa, yakni pakaian lurik dilengkapi dengan caping. Ia mengatakan caping ini merupakan simbol pengayoman.

"Harapannya calonnya bisa mengayomi dan melayani masyarakat kita," katanya.

Sampai di Kantor KPU, dikatakannya, akan dilakukan pendaftaran. Usai pendaftaran, Ketua DPC PDIPmemimpin doa atau umbul donga untuk kemudian kembali ke Kantor DPC PDIP dengan berjalan kaki.

Sementara itu, meski hingga saat ini rekomendasi nama belum keluar dari DPP PDIP dan PDIP juga belum melakukan koalisi dengan partai politik manapun, pihaknya optimistis akan tetap memenangkan pilkada kali ini.

"Kami koalisi dengan rakyat Kota Solo. Optimistis kami menang. Cuma sampai saat itu saya tidak tahu rekomendasinya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.