Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dua Tempat Penting di Paris Jadi Lokasi Pembukaan Paralimpiade

📅 Senin, 26 Agu 2024, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Tempat Penting di Paris Jadi Lokasi Pembukaan Paralimpiade Doc: Telegraph/Getty Images/Luis Robayo
Ket. Upacara pembukaan Paralimpiade akan kembali mengambil tempat-tempat terkenal di Paris.

PARIS - Paris memilih jalan ikonik dan bersejarah, Champs-Elysees dan Place de la Concorde, untuk menjadi lokasi upacara pembukaan Paralimpiade Musim Panas pada hari Rabu (28/8).

Jalan bergengsi yang membentang melalui distrik ke-8 di sebelah barat pusat kota Paris ini dipenuhi kafe, istana, dan toko mewah serta menghubungkan Arc de Triomphe di barat dengan Place de la Concorde di timur dalam satu garis lurus.

Champs-Elysees

Puluhan ribu orang setiap hari memadati jalan raya sepanjang dua kilometer (satu mil) yang dipenuhi pepohonan dengan trotoar yang lebar ini.

Kota ini telah lama menjadi tempat perayaan dan pertemuan populer bagi orang Prancis.

Di sanalah pada tahun 1960 aktris Amerika Jean Seberg muncul dalam film gelombang baru legendaris karya Jean-Luc Godard "Breathless" yang menjual salinan New York Herald Tribune.

Pada hari Rabu, tempat ini akan menjadi tempat parade populer, terbuka untuk umum, melibatkan lebih dari 180 delegasi dan 4.400 atlet para-olimpiade dari seluruh dunia.

Prancis telah merayakan dua kemenangan Piala Dunia sepak bola di sana, parade militer tradisional pada 14 Juli, hari libur nasional Hari Bastille, dan balap sepeda Tour de France berakhir di sana.

Ratusan ribu warga Paris dan turis berkumpul di sana untuk merayakan Malam Tahun Baru.

Yang tadinya merupakan ladang dan tanah terlantar, jalan tersebut mulai terbentuk ketika perencana kota Louis XIV pertama kali menghubungkan Louvre dengan Taman Tuileries pada pertengahan abad ke-17.

Di salah satu ujung jalan terdapat Arc de Triomphe, yang dibangun atas perintah Kaisar Prancis Napoleon dan kini dibangun untuk menghormati para pahlawan Prancis yang gugur dalam perang, dan diresmikan pada tahun 1836.

Pemimpin Perang Dunia II Prancis, Jenderal Charles de Gaulle, memilihnya, tentu saja, karena kepulangannya yang penuh kemenangan dari pengasingan pada tanggal 26 Agustus 1944, setelah Pembebasan Paris dari Nazi.

Namun, jalan raya bergengsi itu juga diwarnai kerusuhan. Polisi menggunakan gas air mata, peluru karet, dan meriam air saat demonstran antipemerintah "rompi kuning" pada tahun 2018 menyerang Arc de Triomphe dan menjarah toko-toko.

Namun, karena banyaknya toko-toko dan bioskop bersejarah yang tutup di sepanjang jalan tersebut akibat naiknya harga sewa dan turunnya penjualan, penduduk setempat secara bertahap meninggalkan Champs-Elysees karena khawatir tempat itu terlalu berisik, kotor, dan mahal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.