- Home
-
- Megapolitan
-
- Kebakaran di Tanjung Priok...
Kebakaran di Tanjung Priok Akibat Lemparan Bom Molotov dari Tawuran Warga
Minggu, 25 Agu 2024, 08:50 WIBJAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 13 mobil pemadam untuk memadamkan api yang membakar rumah dan bedeng di Gang Pelita Tanjung Priok pada Sabtu (24/8) malam.
Kebakaran itu diduga akibat tawuran antarwarga yang disertai saling lempar bom molotovdan terkena rumah serta bedeng.
"Kebakaran diduga terjadi akibat warga tawuran dan saling melempar bom molotov yang menyambar rumah warga dan terbakar," kata Perwira Piket Suku DinasGulkarmatJakarta Utara (Jakut) dan Kepulauan Seribu, Sumarno.
Ia menyebutkan luas rumah yang terbakar 64 meter persegi (m2) dan bedeng yang terbakar seluas 24 m2.
Rumah itu merupakan tempat tinggal bagi satu kepala keluarga (KK) dengan empat jiwa. Sedangkan bedeng tersebut tempat tinggal bagi enam KK dengan 24 jiwa.
Suku Dinas (Sudin)Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu mengerahkan 65 personel untuk memadamkan api di lokasi tersebut. "Total kerugian dari kebakaran ini diduga mencapai Rp90 juta," kata dia.
Informasi kebakaran terjadi pada 19.32 WIB lalu petugas meluncur ke lokasi dan ketika akan memadamkan tertahan akibat antarwarga terlibattawuran.
"Kami mulai melakukan pemadaman pukul 20.20 dan selesai 21.21 WIB," kata Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Sudin Gulkarmat Jakutdan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman.
Sejumlah petugas dan armada pemadam dari Suku Dinas Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu tak bisa memadamkan api di kawasan rel kereta api Tanjung Priok pada Sabtu malam akibat ada tawuran di sekitar lokasi kejadian.
"Kami mendapatkan info terjadi kebakaran dan sudah mengirim personel tapi saat sampai di lokasi petugas tertahan tidak dapat melakukan pemadaman," katanya.
Petugas tidak berani masuk karena pelaku tawuran menggunakan senjata tajam. "Kami tidak berani masuk ke lokasi untuk memadamkan api karena tawuran masih berjalan dan ada yang bawa celurit," kata dia.
Menurut dia, pihaknya meminta personel tetap di lokasi menunggu sampai tawuran selesai dan bisa melakukan pemadaman. "Kalau tidak ada petugas keamanan kami tidak berani masuk ke kawasan tersebut," kata dia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Asian Games 2026 Berakhir,Doha Qatar Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Asian Games 2030
-
Banyak ASN Kedapatan Nikah Siri, Pemkab Aceh Barat Siapkan Aturan Tegas dan Sanksi
-
Kenapa Nateh Dikenalkan Lewat Panjat Tebing? Ini Cara Unik Dosen ULM Promosikan Wisata
-
Kebakaran Besar di Bangka Selatan, Ratusan Orang Mengungsi di Sekolah, Pemprov Dirikan Tenda dan Dapur Umum
-
Tak Lagi Diproduksi, SUV Listrik Volkswagen ID.4 Diskon Besar-besaran
-
Pemerintah Targetkan Realisasi Insentif Motor Listrik Tetap di Tahun Ini
-
Pemerintah Tetapkan Tarif Platform Ojol 8 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.