Kanada Desak Segera Gencatan Senjata di Gaza

Rabu, 21 Agu 2024, 00:00 WIB

HAMILTON - Pada peringatan Hari Kemanusiaan Dunia, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menyerukan gencatan senjata segera diwujudkan dan peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan kemanusiaan ke Gaza itu sebagai kebutuhan yang mendesak.

"Hari ini, di Hari Kemanusiaan Dunia, kita menghormati para pahlawan yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk melindungi yang paling rentan di dunia," kata Trudeau, di Hamilton, Senin (19/8).

Ket. Foto: PM Kanada, Justin Trudeau saat konferensi pers di Montreal, Kanada, beberapa waktu lalu.Trudeau menyerukan gencatan senjata segera dan peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza. — Sumber: AFP/ANDREJ IVANOV

Merefleksikan serangan mematikan yang terjadi 21 tahun lalu di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Baghdad, yang menewaskan 22 pekerja kemanusiaan dan melukai lebih dari 150 orang lainnya, Trudeau menyoroti tantangan yang semakin besar yang dihadapi oleh upaya bantuan di seluruh dunia.

"Dampak konflik bersenjata dan perubahan iklim telah menyebabkan jumlah orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan mencapai rekor tertinggi," kata Trudeau.

Seperti dikutip dari Antara, Trudeau menegaskan kembali komitmen Kanada untuk membantu mereka yang membutuhkan melalui kemitraan dengan organisasi-organisasi seperti PBB, Gerakan Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah, serta berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Menanggapi krisis di Gaza, Trudeau menggambarkan situasinya sebagai "bencana" dan menekankan. Salah satu wilayah di mana bantuan kemanusiaan paling dibutuhkan hari ini adalah Gaza.

Bantuan untuk Gaza

Kanada berjanji memberikan 165 juta dollar AS (2,5 triliun) dalam bentuk bantuan untuk Gaza dan Tepi Barat. Trudeau menyerukan gencatan senjata yang mendesak dan menekankan pentingnya pembebasan sandera, perlindungan warga sipil, dan peningkatan aliran bantuan kemanusiaan di seluruh wilayah.

Koridor Philadelphi masih jadi perdebatan dalam negosiasi gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina Hamas, media Israel melaporkan pada Minggu (18/8).

Koridor itu adalah zona penyangga demiliterisasi sepanjang 14 kilometer di perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir.

Israel ingin mengendalikan koridor itu, sedangkan Hamas menuntut penarikan penuh tentara Israel dari zona tersebut. "Israel tidak akan meninggalkan Gaza sampai semua sandera dibebaskan," kata Menteri Energi, Eli Cohen, seperti dikutip media tersebut.

Negosiasi yang digelar di Doha, Qatar, tersebut berakhir pada Jumat. Presiden AS, Joe Biden, mengatakan pada Mei bahwa Israel menyampaikan rencana kesepakatan tiga tahap yaitu gencatan senjata, pertukaran tahanan, dan rekonstruksi Gaza.

Selama berbulan-bulan, AS, Qatar, dan Mesir telah memediasi kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk memastikan pertukaran tahanan dan gencatan senjata, serta memungkinkan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah kantong Palestina itu.

Namun, upaya mediasi itu mandek karena pemimpin Israel, Benjamin Netanyahu, menolak memenuhi tuntutan Hamas untuk menghentikan perang.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.