• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Museum Majapahit Direvital...

Museum Majapahit Direvitalisasi, Fadli Zon Harap Jadi Etalase Peradaban Nusantara

Senin, 14 Sep 2026, 11:22 WIB

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan resmi memulai revitalisasi Museum Majapahit di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Melalui keterangan pers yang dikonfirmasi di Jakarta pada Senin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon berharap revitalisasi ini dapat mengubah persepsi museum tidak hanya sebagai tempat penyimpanan artefak, melainkan etalase peradaban agung Nusantara, sekaligus penggerak ekosistem ekonomi budaya yang berkelanjutan.

Ket. Foto: Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Peletakan Batu Pertama yang berlangsung di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. — Sumber: Kemenbud

Upaya tersebut menurutnya merupakan langkah strategis yang didorong langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kita selalu mengutip Majapahit dan kebesarannya, tetapi museumnya belum ada yang representatif. Atas arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan revitalisasi istana, keraton, museum dan cagar budaya, di mana Museum Majapahit ini menjadi bagian sangat penting di tahun 2026,” ujar Fadli.

Ia menekankan adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan museum di Indonesia, museum tidak lagi menjadi beban biaya (cost center), melainkan sebagai penggerak ekonomi budaya sirkular yang mandiri dan memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah sekitar.

Keberhasilan konsep tersebut telah dibuktikan pada revitalisasi Museum Sriwijaya Dharmakirti di KCBN Muara Jambi yang diresmikan bulan Juli lalu, di mana jumlah pengunjung mengalami lonjakan tajam hingga mencapai sekitar 6.000 pengunjung berbayar dalam satu hari akhir pekan.

Adapun rancangan Museum Majapahit dikembangkan melalui mekanisme sayembara yang mengusung konsep ramah lingkungan (environmentally friendly), termasuk rencana pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya untuk efisiensi pemeliharaan jangka panjang.

Selain itu, untuk menjangkau generasi muda, Museum Majapahit juga akan dilengkapi dengan ruang immersive, teknologi digital, dan ruang rekaman sejarah yang interaktif.

Tidak hanya itu, apabila pada proses konstruksi ditemukan struktur arkeologis baru, area tersebut akan diintegrasikan secara langsung menjadi bagian dari koleksi in-situ.

Menteri Fadli juga mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi demi keberlanjutan warisan sejarah Nusantara.

“Kita berharap Museum Majapahit ini ke depan bisa menjadi ‘The Grand Museum of Majapahit’, sebuah enclave budaya yang kuat, hidup sebagai living heritage, serta menjadi ikon museum Indonesia di mata masyarakat dunia,” pungkasnya.

  • Kemenbud

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.