DPR RI Berkomitmen untuk Tanggulangi dan Eliminasi TBC

Rabu, 21 Agu 2024, 03:03 WIB

DPR RI berkomitmen dan terlibat dalam upaya penanggulangan serta eliminasi TBC yang masih menjadi masalah kesehatan serius bagi rakyat Indonesia. Untuk itu, DPR RI menggelar Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Nusantara Sehat dan Indonesia Kuat.

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar Pertemuan Tingkat Tinggi DPR RI untuk Eliminasi TBC bertema "Eliminasi TBC 2030: Nusantara Sehat, Indonesia Kuat" dan Peluncuran Kaukus Tuberkulosis DPR-RI di Gedung DPR/MPR RI.

Ket. Foto: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI DPR RI l Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena (keenam kiri), Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kelima kiri), Co-Chair of Asia Pacific TB Caucus and Federal Member of Parliament for Leichhardt, Queensland, Australia, Warren Entsch (tengah), Co-Chair of Asia Pacific TB Caucus, Anggota Komisi IX DPR Putih Sari (keenam kanan), anggota Komisi IX DPR dan sejumlah pejabat terkait di sela Pertemuan Tingkat Tinggi DPR RI untuk Eliminasi TBC “Eliminasi TBC 2030: Nusantara Sehat, Indonesia Kuat” dan Peluncuran Kaukus Tuberkulosis DPR-RI di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/8). — Sumber: koran jakarta/m.fachri

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan keterlibatan parlemen dalam upaya penanggulangan dan eliminasi TBC di Indonesia.

Tuberkulosis atau TBC masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Berdasarkan WHO Global TB Report 2023, terdapat 10,6 juta orang di dunia yang jatuh sakit karena TBC, dan 1,3 juta di antaranya meninggal dunia. Indonesia menjadi salah satu dari delapan negara yang menyumbang dua pertiga kasus TBC global, dengan beban kasus baru mencapai lebih dari satu juta dan angka kematian sebanyak 134.000 jiwa atau setara dengan 15 kematian per jam akibat TBC.

Berdasarkan laporan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), Kementerian Kesehatan tahun 2023, sebanyak 821.200 kasus TBC atau 77% dari target 90% telah dilaporkan dengan angka pengobatan mencapai 86% dari target 90%.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena akan mendukung penuh upaya penanganan tuberkulosis di Indonesia melalui pengembangan kebijakan berbasis data dan bukti yang kuat. "Kaukus Tuberkulosis DPR RI juga akan mendukung inovasi dalam penanganan tuberkulosis, termasuk pengembangan teknologi mutakhir untuk pencegahan, diagnosis, dan pengobatan. Penggantian tes berbasis dahak dengan tes molekuler cepat yang lebih efisien adalah salah satu langkah penting untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi tuberkulosis."

Pemerintah menargetkan penurunan kejadian TBC menjadi 65 per 100.000 penduduk pada tahun 2030. Selain itu, akselerasi pemberantasan TBC merupakan salah satu prioritas utama bagi presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Kaukus TBC DPR RI

Peluncuran Kaukus TBC DPR RI adalah simbol dari tekad dan semangat untuk melawan TBC secara lebih efektif. Kaukus DPR RI ini terbuka untuk seluruh Fraksi dan Komisi untuk membangun dukungan politik yang berkelanjutan. Kaukus ini juga bertujuan dalam mendukung orang dengan TBC dan kelompok rentan lainnya untuk mengurangi stigma terhadap orang dengan TBC. Stigma sering kali menjadi penghalang utama bagi orang dengan TBC untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

"Sampai sekarang, Global TB Caucus telah meluncurkan 60 Kaukus TBC Nasional di seluruh dunia dan lebih dari 2.500 anggota parlemen di lebih dari 150 negara telah bergabung dalam jaringan kami", tutur Putih Sari selaku Co-Chair of Asia Pacific TB Caucus dan Anggota Komisi IX DPR RI.

Kaukus TBC DPR RI ini akan menjadi bagian dari jejaring internasional anggota parlemen yang tergabung dalam Global TB Caucus untuk memperkuat komitmen politik lintas wilayah geografis guna menciptakan dunia tanpa TBC.

Co-Chair of Asia Pacific TB Caucus dan Federal Member of Parliament for Leichhardt, Queensland, Australia, Warren Entsch mengatakan peluncuran kaukus tuberkulosis ini adalah pencapaian besar bagi indonesia dalam mendukung pemberantasan tuberkulosis. "Kaukus hanyalah sebuah platform. Yang penting adalah apa yang Anda lakukan dengan platform itu. Bagaimana Anda menggunakan suara Anda untuk berbicara bagi mereka yang tidak memiliki suara. Untuk mengambil tindakan dalam dalam mendukung mereka yang sangat membutuhkan dukungan," jelasnya. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.