• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tips Membangun Kebiasaan B...

Tips Membangun Kebiasaan Baik

Senin, 20 Apr 2026, 06:56 WIB

Jawaban :

Bu Rossa, saya melihat rekan kerja saya yang menjadi "the best employee of the month" memiliki kebiasaan datang lebih awal untuk segala sesuatu. Dia tiba di kantor lebih awal, menyelesaikan tugas lebih awal dan juga datang ke ruang rapat lebih awal. Saya ingin mencontoh kebiasaan baiknya agar performa saya di kantor lebih baik. Selain itu, saya juga memiliki impian untuk rutin berolahraga serta mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Tolong tips-tipsnya ya Bu, bagaimana memulai sesuatu yang baik hingga menjadi kebiasaan yang sehari-hari kita lakukan. Terima kasih Bu Rossa.

Ket. Foto: Ilustrasi Bu Rossa — Sumber: Dok Koran Jakarta

Jawaban :

Membangun kebiasaan baik bukan tentang motivasi yang meledak-ledak dalam satu malam, melainkan tentang strategi yang cerdas dan konsistensi yang terukur. Kebiasaan adalah bunga majemuk dari perbaikan diri; perubahan kecil sebesar 1 persen setiap hari akan membawa hasil luar biasa dalam jangka panjang.

Berikut adalah panduan praktis untuk menciptakan kebiasaan baru yang langgeng:

1. Mulai dari yang Sangat Kecil (Atomic Habits)

Kesalahan terbesar banyak orang adalah menetapkan target yang terlalu muluk. Jika ingin mulai berolahraga, jangan langsung menargetkan lari 5 km. Mulailah dengan "Aturan 2 Menit".

·Ingin rajin membaca? Baca 1 halaman sebelum tidur.

·Ingin rutin meditasi? Lakukan selama 2 menit setiap pagi.

·Filosofinya: Fokuslah pada upaya "memulai", bukan "menyelesaikan". Saat aktivitas terasa sangat mudah, otak Anda tidak akan menolaknya.

2. Gunakan Strategi Habit Stacking

Cara termudah membangun kebiasaan baru adalah dengan "menumpangnya" pada kebiasaan yang sudah ada. Rumusnya adalah:

"Setelah [Kebiasaan Lama], Saya akan [Kebiasaan Baru]."

·Contoh: "Setelah saya menyeduh kopi pagi, saya akan menulis daftar tugas hari ini."

·Contoh: "Setelah saya melepas sepatu sepulang kerja, saya akan segera memakai baju olahraga."

3. Desain Lingkungan Anda

Disiplin itu sulit, jadi mudahkanlah diri Anda dengan mengubah lingkungan sekitar. Manusia cenderung melakukan hal yang paling mudah dijangkau mata dan tangan.

·Ingin minum lebih banyak air? Letakkan botol minum penuh di atas meja kerja.

·Ingin berhenti makan camilan tidak sehat? Jangan membelinya saat belanja, atau simpan di lemari yang sulit dijangkau.

·Aturan Emas: Jadikan petunjuk kebiasaan baik terlihat jelas, dan buat hambatan untuk kebiasaan buruk menjadi besar.

4. Jangan Pernah Absen Dua Kali

Hidup terkadang tidak terduga, dan terkadang Anda akan gagal melakukan rutinitas tersebut. Itu manusiawi. Namun, kuncinya adalah: Jangan pernah bolos dua kali berturut-turut.

Jika Anda melewatkan satu hari, segera kembali ke jalur pada hari berikutnya. Melewatkan satu kali adalah kecelakaan; melewatkan dua kali adalah awal dari kebiasaan baru (yang buruk). hay

Ringkasan Strategi

Tahapan

Aksi Nyata

Kejelasan

Tentukan waktu dan lokasi yang spesifik.

Daya Tarik

Gabungkan hal yang "harus" dilakukan dengan yang "ingin" dilakukan.

Kemudahan

Kurangi hambatan fisik untuk memulai.

Kepuasan

Berikan hadiah kecil pada diri sendiri setelah berhasil melakukannya.

"Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang kali. Dengan demikian, kecemerlangan bukan merupakan satu tindakan, melainkan sebuah kebiasaan." — Aristoteles

  • SURAT BU ROSSA

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.