Masyarakat Perlu Kenali Modus Investasi Ilegal
Senin, 12 Agu 2024, 11:10 WIBJAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat, termasuk para mahasiswa berhati-hati dalam berinvestasi dan mewaspadai investasi ilegal. Sebab, praktik investasi ilegal dapat merugikan keuangan masyarakat.
"Jangan mudah terpengaruh oleh promosi dan janji-janji manis investasi yang tidak masuk akal di media sosial. Investasi bukanlah sebuah permainan atau perjudian, namun membutuhkan pemahaman yang mendalam terkait fundamental serta strategi keuangan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi di Jakarta, Sabtu (10/8).
Untuk mewaspadai investasi ilegal, masyarakat perlu mengenali karakter dan modus investasi ilegal. Karakter investasi ilegal meliputi legalitas tidak jelas, keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat, klaim tanpa risiko (free risk), pola member get member, dan seringkali memanfaatkan peran tokoh masyarakat, figur publik atau tokoh agama.
Sementara modus investasi ilegal meliputi seka ponzi, pemalsuan izin usaha yang mengatas-namakan OJK, dan duplikasi nama perusahaan berizin OJK.
Inarno menuturkan jumlah investor pasar modal terus meningkat dengan mayoritas investor didominasi oleh kalangan milenial dan gen Z di bawah usia 30 tahun dengan persentase mencapai 55 persen.
Pertumbuhan tersebut terfasilitasi dengan perkembangan teknologi informasi yang juga berkembang sangat pesat. Generasi muda memanfaatkan teknologi baru yang semakin canggih dan user friendly, dan semakin menggunakan media sosial untuk mencari dan menyebarkan informasi, yang menjadi salah satu dasar dalam pengambilan keputusan berinvestasi.
Meski demikian, menurut Inarno, kemudahan memperoleh informasi tersebut juga dibarengi dengan maraknya informasi atau berita yang diragukan kebenarannya alias hoaks khususnya di dunia investasi, sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap berbagai jenis tawaran investasi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Al Nassr Akhirnya Menjadi Juara Liga Arab. Ronaldo Menyumbang Sepasang Gol
-
Purbaya: Negara Bisa Kehilangan Separuh Penerimaan Ekspor SDA
-
Survei Ipsos: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital
-
Program Pelatihan Chip Nasional Dibuka untuk Engineer dan Mahasiswa, Targetkan 15.000 Desainer
-
IHSG Rawan Koreksi Lanjutan, 22 Mei 2026
-
Parade sepeda di Candi Sewu
-
Tiongkok dan AS Bahas Pengurangan Tarif Barang Senilai Rp529 Triliun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.