IHSG Rawan Koreksi Lanjutan, 22 Mei 2026
Jumat, 22 Mei 2026, 08:00 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali terkoreksi dalam perdagangan akÂhir pekan ini. Pasar diperkirakan masih merespons neÂgatif terhadap kenaikan suku bunga acuan Bank IndoÂnesia (BI) dan arah kebijakan agresif dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.
Analis pasar modal, Herditya WicakÂsana melihat IHSG masih rawan terkoreksi lanjutan. Dia memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (22/5), bergerak melemah dengan support di 6.000 dan resistance di 6.132.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/5) sore, ditutup melemah 223,56 poin atau 3,54 persen ke posisi 6.094,94 tertekan oleh saham-saham sektor basic materials (barang baku) dan sektor energi. Sementara keÂlompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 14,28 poin atau 2,26 persen ke posisi 616,40.
âSentimen utama pelemahan IHSG datang dari rencana sentralisasi ekspor komoditas oleh BUMM ekspor yang diÂanggap akan merugikan perusahaan maupun pemegang saham, sentimen negatif datang dari investor domestik maupun asing,â ujar Fixed Income and Macro Strategist PT Mega Capital Indonesia Lionel Priyadi saat dihubungi di JaÂkarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Sabtu, Samsat Keliling Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi
-
Alcaraz Pertimbangkan Absen di Roland Garros demi Pemulihan Cedera
-
Resmikan Ring Tinju Pasar Rebo, Pemprov DKI Manfaatkan Kolong Flyover Jadi Ruang Sehat
-
Cleveland Cavaliers Tundukkan Toronto Raptors 125-120
-
Ludruk Masih Hidup di Tengah Derasnya Modernisasi, Namun Sejauh Mana Mampu Beradaptasi!
-
Pemprov Sulteng Dorong Pemerataan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.