Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKB Kodap XVI Diduga Pelaku Penyerangan Warga Yahukimo

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKB Kodap XVI Diduga Pelaku Penyerangan Warga Yahukimo Doc: ANTARA/HO/Satgas Damai Cartenz
Ket. Aparat keamanan saat mengevakuasi jenazah Abdul Muzakir, korban pembunuhan KKB di Dekai, Rabu (31/7).

Jayapura - Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto mengatakan, KKB yang melakukan penyerangan terhadap supir truk di kampung Masi, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan diduga kelompok Kodap XVI.

"Walaupun demikian belum dapat dipastikan apakah pelakunya adalah kelompok Elkius Kobak atau Yotam Bugiangge. Masih diselidiki apakah pelaku kelompok Kobak atau Bugiangge," jelas Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto kepada Antara, Kamis.

Dihubungi dari Jayapura,Heru mengatakan, sebelum terjadi pembakaran mobil truk dan pembunuhan terhadap supir nya Abdul Muzakir (32) yang terjadi Rabu (31/7), anggota yang berpatroli juga mendengar suara tembakan namun hanya dibalas tanpa dilakukan pengejaran ke TKP.

Beberapa saat kemudian, anggota yang berpatroli melihat asap tebal dan mendapat laporan adanya supir truk yang dianiaya hingga meninggal.

"Korban Abdul Muzakir ditemukan sudah meninggal dengan penuh luka ditubuhnya," kataHeru Hidayanto.

Ditambahkan, jenazah supir truk itu sempat disemayamkan di Masjid Dekai sebelum dievakuasi ke Lombok melalui Jayapura.

"Memang jenazah Abdul Muzakir akan dimakamkan di kampung halamannya di Lombok," kataHeru Hidayanto.

Almarhum Abdul Muzakir mengemudikan truk yang di tumpangi 16 orang termasuk 13 warga kampung Masi untuk mengambil kayu namun tiba-tiba enam anggota KKB yang membawa satu pucuk senjata api laras panjang jenis SS2 muncul dari pinggir jalan sehingga korban langsung memutar balik truk-nya.

Truk yang dikemudikan korban tiba-tiba mati sehingga korban bersama rekannya Neri Ommu (saksi) turun dan berlari namun anggota KKB tetap mengejarnya dan menganiaya hingga meninggal.

"Neri Ommu yang terus berlari sempat bertemu dengan anggota yang berpatroli dan melaporkan insiden yang dialaminya," kataHeru Hidayanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.