BRIN Dorong Riset Agroindustri Guna Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 01 Agu 2024, 00:08 WIB

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong upaya seluruh pihak untuk melakukan riset agroindustri guna mengangkat pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam menuju Indonesia Emas 2045. Sektor pertanian berkontribusi 12,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2023 dan menyerap 29,8 persen tenaga kerja per Februari 2024.

"Ini menunjukkan sektor ini bukan hanya fondasi ekonomi nasional, tetapi juga penyedia lapangan kerja utama," kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan BRIN, Delima Hasri Azahari dalam keterangan di Jakarta, Rabu (31/7).

Ket. Foto: Paparan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan BRIN, Delima Hasri Azahari soal urgensi riset agroindustri dalam kegiatan Annual Conference on Indonesian Economic Development (ACIED) 2024, di Jakarta, Selasa (30/7). — Sumber: ANTARA/HO-BRIN

Seperti dikutip dari Antara, Delima menegaskan agroindustri memiliki kontribusi yang signifikan terhadap PDB dan tenaga kerja. Di samping itu, ketahanan pangan memiliki pengaruh dalam menjaga stabilitas inflasi.

"Komoditas pertanian seperti beras, cabai merah, dan bawang merah, memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas inflasi. Sektor ini juga vital untuk keamanan pangan, khususnya dalam menyediakan sumber pangan, pakan, serat, dan bahan bakar alternatif," lanjutnya.

Delima mengungkapkan hasil perdagangan agroindustri memiliki nilai ekspor pertanian yang mencapai 52,9 miliar dollar AS, sedangkan impornya mencapai 30,3 miliar dollar AS pada tahun 2023.

Meski demikian di balik kontribusi yang besar, ia menilai sektor pertanian Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti halnya tingkat kemiskinan di daerah pedesaan mencapai 11,8 persen pada Maret 2024, dengan 62 persen petani merupakan petani kecil. Selain itu sektor ini berkontribusi terhadap 13 persen emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Potensi Besar

Padahal, kata Delima, partisipasi Indonesia dalam Global Value Chain (GVC) adalah 12,9 persen untukforward participationdan 10,1 persen untukbackward participation. "Hal ini menunjukkan pentingnya sektor agroindustri dalam perdagangan global dan potensi besar untuk pertumbuhan lebih lanjut," ujarnya.

Oleh karena itu Delima menegaskan pentingnya riset dan inovasi di bidang agroindustri yang menjadi kunci untuk mendorong pembangunan ekonomi Indonesia.

Beberapa manfaat dari agroindustri, paparnya, meliputi penambahan nilai, inovasi teknologi, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan bagi kelompok rentan.

"Inovasi dan teknologi dalam agroindustri dapat meningkatkan produktivitas dan mengelola limbah dengan lebih baik. Selain itu, industri ini juga dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan bagi kelompok rentan," katanya.

Lebih lanjut Delima menekankan pengembangan agroindustri menghasilkan aktivitas ekonomi yang signifikan, serta memungkinkan negara berkembang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan manufaktur industri.

Teknologi dan inovasi baru, sambungnya, memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan mengelola limbah.

"Pengembangan agroindustri adalah langkah strategis untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mewujudkannya," ucap Delima Hasri Azahari.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.