Setelah Perbaikan Pipa, BP Batam Pastikan Air Kembali Mengalir Bertahap

Minggu, 30 Agu 2026, 11:06 WIB

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), bersama PT Air Batam Hilir memastikan air minum kembali mengalir ke pelanggan secara bertahap setelah pekerjaan perbaikan jaringan pipa air minum di kawasan Muka Kuning rampung.

Pekerjaan relokasi pipa di depan kawasan Batamindo telah dimulai sejak Rabu (26/8), namun pada pelaksanaan, ditemukan kebocoran pada jaringan. Tim teknis kemudian melakukan perbaikan dan pengujian secara cermat, dengan proses tersebut telah rampung pada Sabtu (29/8).

Ket. Foto: Perbaikan pipa bocor di depan kawasan Batamindo oleh BP Batam dan Air Batam Hilir di Batam, Kepri (28/8/2026). — Sumber: ANTARA

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam keterangan resmi diterima di Batam, Minggu(30/8), mengatakan dirinya meninjau langsung lokasi pekerjaan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai target dan seluruh langkah penanganan dilakukan secara optimal.

“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan,” katanya.

Amsakar menegaskan bahwa pemulihan layanan air merupakan prioritas BP Batam.

Ia meminta seluruh jajaran teknis dan pengelola layanan terus mengawal proses distribusi hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” ujarnya.

BP Batam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya suplai air yang berlangsung lebih lama dari perkiraan awal, khususnya pelanggan di kawasan Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina dan sekitarnya.

Selama proses pengerjaan berlangsung, BP Batam juga memberikan bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar warga.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan bahwa pihaknya memahami air merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sehingga setiap gangguan terhadap layanan air menjadi perhatian serius.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya suplai air yang berlangsung lebih lama dari perencanaan awal serta mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses perbaikan.

“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih. Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” kata Denny.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.