KCIC Sebut Kepercayaan Masyarakat Pakai Kereta Cepat Whoosh Tinggi
📅 Selasa, 16 Jul 2024, 21:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas KCIC
Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kereta cepat tersebut sebagai transportasi cukup tinggi.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan bahwa hal itu dapat dilihat dari data KCIC, dimana jumlah penumpang kereta cepat Whoosh telah mencapai 4 juta orang sejak dioperasikan pada 17 Oktober 2023.
"Sejak mulai dioperasikan secara komersial pada 17 Oktober 2023 lalu, jumlah penumpang kereta cepat Whoosh terus bertambah," kata Eva dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Eva menilai data penumpang itu sebagai cermin dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat Whoosh.
"Dan cerminan kepuasan masyarakat terhadap layanan kereta cepat Whoosh yang nyaman, cepat, dan efisien," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menerangkan, Whoosh merupakan layanan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan rute Jakarta-Bandung dan melayani empat stasiun, yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar.
Menurutnya, keberhasilan pengoperasian Whoosh tidak terlepas dari pelaksanaan project yang tepat waktu. China Railway Group Limited (CREC) sebagaimana diketahui adalah kontraktor utama dan sekaligus pemegang saham terbesar dalam konsorsium bersama Indonesia.
Sebagai kontraktor utama dan investor mayoritas dalam konsorsium China di proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung, CREC berkontribusi membangun 57 kilometer dari keseluruhan lintasan, serta seluruh jalur listrik dan elektrifikasi kereta api cepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Stasiun Padalarang, saat ini tercatat sebagai salah satu stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi setelah Halim," kataEva.
Menurut Eva, stasiun tersebut merupakan satu-satunya stasiun yang menunjang transfer penumpang dari KAI ke kereta cepat adalah salah satu bukti komitmen penyelesaian proyek tepat waktu oleh CREC. Namun, dia tidak merinci jumlah penumpang di stasiun tersebut.
Eva juga mengatakan bahwa stasiun kereta cepat Padalarang sebelumnya mulai dikerjakan intensif sejak CREC menerima penugasan pada 31 Oktober 2022. Dengan jadwal dan anggaran yang ketat, konstruksi Stasiun Padalarang memiliki tingkat kesulitan dan risiko yang lebih tinggi.
Kehadiran Stasiun Kereta Cepat Padalarang, kataEva lagi, selain memberi kemudahan akses transportasi juga membawa perubahan yang signifikanterhadap perkembangan wilayah sekitar.
"Berdasarkan pengamatan, Stasiun Padalarang dan kawasan sekitarnya saat ini semakin menggeliat. Apalagi di masa libur sekolah seperti saat ini, aktivitas penumpang di Stasiun Padalarang tampak meningkat. Ruang tunggu penumpang terlihat ramai dengan pengguna Whoosh," kata Eva.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, kehadiran kereta cepat telah menempatkan Indonesia melaju sejajar dengan negara maju.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!