Kaum Milenial Sukseskan Ekonomi Digital Jakarta

Kamis, 11 Jul 2024, 01:39 WIB

JAKARTA - Generasi milenial dan Z bisa berkontribusi dalam ekonomi digital, bahkan ekonomi secara umum di Indonesia.

Prediksi ini dikemukakan peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, I Dewa Gede Karma Wisana, yang dipantau Rabu. Generasi milenial lahir tahun 1981-1996. Sedangkan generasi zilenial (Z) tahun 1997-2012.

Ket. Foto: Tangkapan layar slide presentasi peneliti di Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia I Dewa Gede Karma Wisana dalam acara daring bertema “Mewujudkan Indonesia Emas Melalui Generasi Milenial dan Zilenial” yang diadakan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta, Selasa (9/7). — Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

Apalagi sekarang ini kaum milenial dan zilenial mendominasi penduduk Jakarta. Hampir setengah penduduk Jakarta adalah milenial dan zilenial. Mereka adalah modal Jakarta memajukan daerah ke depan.

"Mereka adalah pengguna atau konsumen internet terbesar. Maka, harusnya bisa berkontribusi besar bagi kemajuan ekonomi digital atau ekonomi secara umum Indonesia," ujar Gede dalam acara daring di Jakarta.

Salah satu bentuk kontribusi yang bisa mereka berikan dalam bentuk inovasi dan wirausaha. Gede menuturkan generasi muda saat ini sangat terbuka peluangnya untuk membuka bisnis yang berbasis teknologi atau start-up. Mereka, kata dia, dapat menciptakan aplikasi-aplikasi teknologi dan digital.

Kemudian berusaha menciptakan lapangan usaha bahkan nilai tambah untuk berkontribusi dalam perekonomian. Mereka bisa memproduksi barang dan jasa yang tidak hanya laku di pasar domestic, tetapi juga internasional.

Di sisi lain, mereka juga memiliki peran-peran lain dalam ekonomi. Salah satunya, berkontribusi di pasar tenaga kerja atau dunia internasional. Ini bisa ditempuh dengan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi internasional. Hal ini sangat dapat dilakukan terutama oleh kaum diaspora yang tinggal di banyak negara.

"Tetapi yang menarik sekarang adalah landasan atau pemicu utamanya. Kita bisa mulai dari teknologi," jelas Gede. Menurutnya, generasi milenial dan Z perlu meningkatkan kemampuan bidang digital melalui pendidikan serta pengembangan keahlian. Generasi sekarang perlu mengubah sedikit paradigma belajarnya. Mereka bisa menumbuhkan kebutuhan untuk belajar mandiri.

"Dengan segala macam informasi secara daring, kita perlu fleksibilitas, kemudahan untuk terus meng-update pengetahuan dan keahlian. Jadi, penting untuk memiliki semangat pendidikan berkelanjutan," tandasnya. Gede menambahkan bahwa generasi milenial dan zilenial sangat mahir memanfaatkan aplikasi atau platform untuk meningkatkan keterampilan atau keahlian.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.