KLHK Transplantasi 1.560 Bibit Terumbu Karang di Flores Timur
Minggu, 07 Jul 2024, 13:30 WIBKUPANG - Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut (PPKPL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan kegiatan transplantasi terumbu karang sebanyak 1.560 bibit terumbu karang di Kawasan Perlindungan Terumbu Karang Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
"Terumbu karang itu rumah ikan, dengan terumbu karang yang tumbuh subur, ikan akan banyak dengan begitu perekonomian masyarakat nelayan bisa terbantu," kata Penjabat Bupati Flores Timur Sulastri Rasyid di Larantuka, Minggu (7/7).
Hal ini disampaikannya saat memberikan kata sambutan ketika membuka kegiatan transplantasi terumbu karang di wilayah pesisir tersebut.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Program Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut , Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan pelaksana CV.Ararat, berkolaborasi dengan komunitas Bergiat Untuk Nusa (Berguna) dan Kelompok Masyarakat Pengawas San Dominggo (Pokmaswas).
Dia menambahkan bahwa lokasi transplantasi terumbu karang merupakan lokasi laut yang telah ditutup dari aktifitas masyarakat, baik nelayan pencari ikan maupun aktifitas berkarang.
Lokasi yang dijadikan sebagai lokasi transplantasi terumbu karang itu luasnya mencapai 15.000 meter persegi itu kini telah ditutup selama satu tahun sebagai Kawasan Perlindungan Terumbu Karang dan sudah mulai terlihat hasilnya, dimana ikan mulai banyak dan masyarakat pesisir Larantuka mulai memetik hasilnya.
"KLHK berikan juga 130 spider web sebagai media tanam, selain itu juga memberikan bantuan lima paket alat snorkeling yang diserahkan kepada Lurah Larantuka, Petrus Ignasius Wungubelen," ujar dia.
Sebagai edukasi tentang pentingnya terumbu karang bagi kehidupan masyarakat, dilakukan juga sosialisasi dan tanya jawab seputar terumbu karang yang dibawakan oleh Direktur CV Ararat, Adriano Leba, selaku pelaksana sekaligus perwakilan KLHK.
Menurut Adriano Leba, lokasi tersebut dipilih karena kelompok dan masyarakat telah berbuat untuk laut, sehingga kegiatan transplantasi yang dilakukan ini sudah tepat sasarannya dan lokasi ini bisa menjadi role model dalam pelaksanaan kegiatan rehabilitasi berupa transplantasi karang di Flores Timur.
Penanaman fragmen karang pada substrat dilakukan dengan menggunakan metodespider web. Dimana dalam satu substrat terdapat 12 fragmen karang.
Pada kegiatan ini, secara keseluruhan substrat yang ditanam di dasar laut sebanyak 130 substrat yang berasal dari Direktorat PPKPL - KLHK, dengan total bibit sebanyak 1.560.
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Terumbu Karang
- Kabupaten Flores Timur
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Yogurt Beku dan Es Krim, Lebih Sehat Mana? Ini Kata Ahli Nutrisi
-
Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores
-
Messi Akhirnya Hadapi Inggris untuk Pertama Kali, Semifinal Piala Dunia 2026 Jadi Laga Bersejarah
-
Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel
-
BPJS Kesehatan Tetapkan Seram Bagian Timur sebagai UHC Prioritas
-
HUT ke-46 Dekranas di Makassar, Ketua Umum Tekankan Reorientasi Pembinaan Perajin
-
Perluas RTH di Jakbar, Pohon Tabebuya Pink Ditanam di Lahan Pemprov DKI di Grogol Petamburan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.