Sabtu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-20 di Dunia
Sabtu, 06 Jul 2024, 08:29 WIBJAKARTA - Indeks kualitas udara (air quality index/AQI) di DKI Jakarta berada di angka 75 atau masuk kategori sedang, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Sabtu (6/7) pukul 07.11 WIB.
Situs pemantau kualitas udara dengan waktu terkini tersebut menempatkan Jakarta pada peringkat 20 kota dengan kualitas udara terburuk dunia.
Sementara itu, negara dengan kualitas udara terburuk pertama di dunia adalah Kinshasa (Kongo) dengan AQI pada angka 185. Berikutnya di posisi kedua Kumpala (Uganda) di angka 156, kemudian di posisi ketiga Santiago (Cile) di angka 156.
Sementara itu, Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menyebutkan bahwa kualitas udara di Jakarta secara keseluruhan juga berada pada kategori sedang.
Angka tersebut menunjukkan kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.
Sejumlah wilayah yang kualitas udaranya terpantau meliputi Bundaran HI (53), Kelapa Gading (58), Jagakarsa (63), Kebon Jeruk (63).
- Polusi Udara
- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
- Pemprov DKI Jakarta
- Kualitas Udara Jakarta
- IQ Air
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Sabtu Pagi, Udara Jakarta Tak Sehat, Kurangi Aktivitas di Luar!
-
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, Warga Diimbau Tetap Pakai Masker
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.