Dunia Membutuhkan Perekonomian Tiongkok yang Kuat

Rabu, 03 Jul 2024, 00:02 WIB

JENEWA - Dunia membutuhkan perekonomian Tiongkok yang kuat dan pasar domestiknya masih menawarkan peluang yang sangat besar, terutama di sektor energi bersih, teknologi digital, dan material canggih. Tiongkok, sebagai negara dengan perekonomian yang semakin kaya, menghadapi sejumlah tantangan.

"Saya berharap Tiongkok dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut secara efektif, dan kemudian mempertahankan pertumbuhannya selama bertahun-tahun yang akan datang karena dunia membutuhkan Tiongkok yang kuat, membutuhkan pertumbuhan di Tiongkok," kata David Bach, Presiden Baru Sekolah Bisnis Ternama di Dunia, International Institute for Management Development (IMD) seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/7).

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: IMF - afp

"Tiongkok, sebagai negara dengan perekonomian yang semakin kaya, menghadapi sejumlah tantangan," ujar Bach, yang akan menjabat sebagai Presiden IMD pada September 2024, kepada Xinhua dalam sebuah program di IMD di Lausanne, Swiss.

Bach mengatakan pada level perkembangan Tiongkok, kita seharusnya melihat pergeseran dari perekonomian berbasis manufaktur menjadi perekonomian berbasis jasa, dari yang awalnya berorientasi ekspor menjadi semakin berfokus pada pasar konsumen domestik.

Lebih lanjut, dia juga menyoroti peran yang dimainkan oleh perusahaan-perusahaan digital Tiongkok dalam transformasi ekonomi, seperti agen perjalanan daring terbesar di negara itu, Trip.com, dan ekosistem WeChat, yang mengintegrasikan berbagai aplikasi daring.

Peluang Besar

Menurut Bach, kombinasi kemampuan Tiongkok untuk berinovasi dan meningkatkan pasar domestik yang besar merupakan sesuatu yang tidak dimiliki oleh kebanyakan negara maju, yang membawa peluang sangat besar.

"Hanya dengan mengembangkan pasar domestiknya dan merangkul lebih banyak orang ke dalam perekonomian modern yang telah dibangunnya, negara ini dapat mendorong pertumbuhan. Ini merupakan peluang yang sangat besar," katanya.

Pada Mei, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok pada 2024 menjadi 5 persen dari proyeksi April sebesar 4,6 persen, didorong oleh pertumbuhan PDB kuartal pertama (Q1) yang kuat pada 2024 dan sejumlah langkah kebijakan baru-baru ini.

Menurut IMF, perkembangan ekonomi Tiongkok selama beberapa dekade terakhir sangat didorong oleh reformasi berorientasi pasar, liberalisasi perdagangan, dan integrasi ke dalam rantai pasokan global.

Membahas upaya berkelanjutan Tiongkok untuk mengembangkan kekuatan produktif berkualitas baru, Bach menyoroti sektor energi bersih, teknologi digital, dan material canggih.

Kali pertama diperkenalkan pada 2023, istilah kekuatan produktif berkualitas baru mengacu pada produktivitas tingkat lanjut yang terbebas dari mode pertumbuhan ekonomi dan jalur pengembangan produktivitas konvensional. Kekuatan ini melibatkan teknologi tinggi, efisiensi tinggi, dan kualitas tinggi.

Mantan wakil dekan di Yale School of Management itu juga memperingatkan risiko menggandakan manufaktur, mengingat konflik perdagangan lebih lanjut dengan perekonomian-perekonomian Barat semakin mungkin terjadi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.