Sulbar Programkan Sekolah Lapang Tingkatkan Produksi Cabai
Jumat, 28 Jun 2024, 00:26 WIBMamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan program sekolah lapang untuk kelompok tani dalam rangka meningkatkan produksi cabai di Sulbar.
"Sekolah lapang dibangun di Sulbar, agar kelompok tani mengembangkan cabai dengan efisien serta dengan cara tepat, sehingga produksinya dapat meningkat," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulbar, Syamsul Ma'arif di Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, komoditi tanaman cabai merupakan komoditi penyumbang inflasi terbesar di Sulbar karena produksinya rendah di Sulbar 28.952 ton per tahun.
Oleh karena itu menurut dia, kelompok tani di Sulbar dibina melalui sekolah lapang untuk dapat menanam dan mengembangkan tanaman cabai agar produksinya dapat meningkat.
Menurut dia, melalui sekolah lapang
Pemerintah meningkatkan pengetahuan kelompok petani dan agar memiliki kemampuan analisa masalah pada budidaya tanaman cabai
Selain itu, diharapkan dapat mencari solusi yang tepat dari permasalahan lapangan yang mereka hadapi sehingga produktivitas tanaman lebih optimal.
"Sekolah lapang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun identifikasi dan mengatasi permasalahan, serta menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumber daya petani, dengan berwawasan lingkungan," katanya.
Ia berharap, program tersebut dapat dimanfaatkan kelompok tani sehingga mengembangkan tanaman cabai dengan memahami efisiensi dan teknik budidaya yang tepat.
"Selain membangun sekolah lapang untuk mengembangkan tanaman cabai, Pemprov Sulbar juga membangun sekolah lapang untuk komoditi hortikultura lainnya yakni komoditi alpukat yang diminati masyarakat Sulbar," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Duh! Harga Cabai Terus Meroket, Kenaikan Diprediksi hingga Bulan Depan, Pedagang dan Konsumen Sama-Sama Menjerit
-
IBM dan Meta Perluas AI Alliance ke Indonesia, Dorong Inovasi AI Berbasis Open-Source
-
Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Bangun Kampung Haji
-
Trump Beri Ultimatum Keras ke Iran: Segera Sepakati Nuklir atau Hadapi Konsekuensi
-
Tajikistan Tarik Kembali Ayni, India Kehilangan Satu-satunya Pangkalan Udara di Luar Negeri
-
Pengendalian Senjata Nuklir Global Terancam pada 2026
-
Kemlu RI Pulangkan 90 WNI dari Perbatasan Myanmar-Thailand
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.