- Home
-
- Luar Negeri
-
- Filipina Ingin Bicara deng...
Filipina Ingin Bicara dengan Tiongkok Soal Laut Tiongkok Selatan
Selasa, 25 Jun 2024, 12:00 WIBMANILA - Filipina berupaya keras untuk mengajak Tiongkok kembali ke meja perundingan guna menyelesaikan perbedaan pendapat di Laut Tiongkok Selatan (LTS), kata Menteri Luar Negeri Enrique Manalo pada Selasa (25/6).
Kedua negara mengadakan pertemuan kelompok kerja pekan lalu sebagai persiapan untuk pertemuan Mekanisme Konsultasi Bilateral pada bulan Juli, kata Manalo dalam penyelidikan senat pada hari Selasa (25/6).
"Apa pun langkah-langkah membangun kepercayaan yang kami capai, hal itu tidak akan mengorbankan peningkatan kedaulatan, hak kedaulatan, serta hak dan yurisdiksi kami di Laut Filipina Barat," kata Manalo.
Filipina menggunakan nama Laut Filipina Barat untuk bagian dari Laut Tiongkok Selatan yang diklaimnya.
Tiongkok mengklaim hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan dengan sembilan garis putus-putus (nine-dash line), yang tumpang tindih dengan zona ekonomi eksklusif negara-negara penggugat lainnya, yakni Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.
Keputusan pengadilan arbitrase pada tahun 2016, yang tidak diakui oleh Beijing, membatalkan klaim Tiongkok atas perairan strategis tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
Pengadilan Filipina Perintahkan Tangkap Wapres Sara Duterte
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
KKP Tangkap Kapal Filipina dan Bongkar 25 Rumpon Ilegal di Maluku Utara
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Respon Gempa 7,7 M NTT, Dompet Dhuafa Kirim Relawan dan Dirikan Posko Darurat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.