Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Guru Penggerak Diminta Diperbanyak

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 00:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jumlah Guru Penggerak Diminta Diperbanyak Doc: ANTARA/Susanti Sako
Ket. Ketua DPRD Gorontalo Utara Deisy Sandra Maryana Datau.

Gorontalo - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo Deisy Sandra Maryana Datau meminta pemerintah daerah (pemda) khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat untuk memperbanyak guru penggerak di daerah itu.

"Saya harap pemda memperbanyak jumlah guru penggerak di daerah ini, agar Kurikulum Merdeka dapat diterapkan merata menjangkau seluruh peserta didik tersebar di 11 kecamatan, seiring meningkatnya jumlah guru yang berkualifikasi tinggi," kata Deisy di Gorontalo, Sabtu.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, jumlah guru penggerak di daerah itu baru mencapai 21 orang.

Kondisi ini tentu belum sebanding dengan jumlah SD yang mencapai 138 sekolah dan SMP sebanyak 46 sekolah, ditambah jumlah TK/PAUD serta SMA/SMK.

Upaya keras dalam merekrut guru penggerak sudah sangat bagus, sehingga kendala kurangnya sumber daya manusia (SDM) guru harus dapat diatasi terlebih dahulu.

"DPRD berharap semakin banyak guru penggerak di daerah ini. Maka implementasi Kurikulum Merdeka dapat lebih tercapai dan merata, dengan keilmuan yang dimiliki para guru penggerak dapat menjadi narasumber terbaik bagi guru-guru di sekolah lain untuk memaksimalkan pencapaian mutu dan kualitas pendidikan di daerah ini," kata Deisy.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gorontalo Utara Irwan Abudi Usman mengatakan jumlah guru penggerak di daerah itu mencapai 21 orang yang telah lolos dalam pendidikan dan pelatihan (diklat).

Guru penggerak SD, SMP dan TK/PAUD mencapai 15 orang, SMA/SMK mencapai enam orang. Sementara ada sekitar 103 orang sementara berupaya mengikuti tes untuk lolos diklat guru penggerak.

"Kami berharap jumlah guru penggerak di daerah ini terus bertambah. Mengingat masa diklat yang mencapai enam bulan sehingga memerlukan dukungan yang penuh kepada seluruh guru di daerah ini untuk mengikuti diklat dan dapat menjadi guru penggerak," kata Irwan.

Ia berharap penghargaan (reward) menjadi kepala sekolah bagi guru yang lolos sebagai guru penggerak dapat memotivasi guru-guru di daerah ini untuk mendaftar dalam diklat tersebut.

Pemerintah daerah kata Irwan terus mendorong dan mendukung para guru untuk menjadi guru penggerak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk meningkatkan SDM tenaga pendidik di wilayah pesisir ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.