Trump dan Biden Sepakati Aturan Debat Capres Perdana

Minggu, 16 Jun 2024, 13:41 WIB

WASHINGTON - Joe Biden dan Donald Trump akan berhadapan dalam debat calon presiden selama 90 menit dengan menggunakan mikrofon yang bisa berubah-ubah, kata penyiar CNN pada Sabtu (15/6), saat mereka menetapkan aturan dasar tatap muka pertama menjelang pemilihan presiden AS pada November mendatang.

Aturan untuk debat yang akan digelar pada 27 Juni, yang akan dihadiri dua pembawa acara dan tidak ada penonton di studio, disetujui oleh tim kampanye Biden dan Trump, menurut CNN.

"Kedua kandidat sepakat untuk tampil di podium yang seragam, dan posisi podium mereka akan ditentukan melalui pelemparan koin," kata CNN. Mikrofon "akan dimatikan selama debat kecuali kandidat yang mendapat giliran berbicara".

Alat peraga atau catatan tidak diperbolehkan di atas panggung, dan kandidat hanya diberikan pena, kertas, dan sebotol air, kata CNN.

Dikatakan bahwa debat yang diselenggarakan di Atlanta, Georgia, akan berlangsung selama 90 menit dengan dua jeda iklan - di mana staf kampanye tidak dapat berinteraksi dengan kandidat mereka.

"Beberapa aspek perdebatan - termasuk tidak adanya penonton di studio - akan berbeda dari debat sebelumnya," kata CNN.

Namun, jaringan media tersebut mengatakan, moderator Jake Tapper dan Dana Bash - keduanya bintang pembawa berita CNN - "akan menggunakan semua alat yang mereka miliki untuk menentukan waktu dan memastikan diskusi yang beradab."

Biden dan Trump pada bulan Mei menyetujui dua debat pemilihan presiden yang disiarkan di televisi, debat kedua diselenggarakan oleh saluran ABC pada 10 September.

Debat terakhir antara kedua tokoh tersebut pada tahun 2020 adalah urusan yang penuh ketegangan, dan Biden pernah berkata, "will you shut up, man?" ketika Trump terus menerus membicarakannya.

Ket. Foto: Foto Kombinasi: Presiden Donald Trump berbicara dalam konferensi pers tentang pengujian virus corona di Rose Garden Gedung Putih pada 11 Mei di Washington, DC. Daan Joe Biden berbicara kepada para pendukungnya saat kampanye di Berston Field House di Flint, Michigan pada Maret. — Sumber: NEWSWEEK/DREW ANGERER/MANDEL NGAN/AFP/GI

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.