Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencarkan Kampanye Gemarikan, Pemkot Madiun Tingkatkan Jumlah Konsumsi Ikan di Masyarakat

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 02:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Kampanye Gemarikan, Pemkot Madiun Tingkatkan Jumlah Konsumsi Ikan di Masyarakat Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Sejumlah anak-anak SD di Kota Madiun menangkap ikan bareng Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto dalam kegiatan Gemarikan di DKPP Kota Madiun, Jumat (14/6/2024) yang juga merupakan rangkaian dari peringatan ke-106 Hari Jadi Kota Madiun.

Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur berupaya meningkatkan konsumsi ikan oleh berbagai kalangan masyarakat dengan terus menggelar kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan) di wilayah setempat.

"Tingkat konsumsi ikan untuk tahun 2022 sebesar 42,58 kilogram per orang per tahun. Sementara 2021 sebesar 31,47 kilogram. Artinya, ada peningkatan," ujar Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Herman Santoso di sela kegiatan Gemarikan di dinas setempat, Jumat.

Menurut dia, Kota Madiun yang bukan daerah pesisir pantai menjadi kendala masyarakat dalam mengonsumsi ikan setiap harinya.

"Kota Madiun itu termasuk daerah pedalaman atau daerah yang jauh dari pesisir pantai, sehingga banyak kendala dalam urusan konsumsi ikan ini," katanya.

Di antaranya, terkait pasokan ikan dan harga ikan itu di pasaran. Tak heran, konsumsi ikan di Kota Madiun masih didominasi ikan air tawar. Mulai dari budi daya maupun hasil tangkapan langsung.

Sedangkan untuk ikan laut, Kota Madiun mengandalkan kiriman dari daerah pesisir lain, seperti Pacitan, Tuban, Trenggalek, dan Tulungagung, sehingga harganya lebih mahal.

"Oleh karena itu masyarakat lebih memilih mengonsumsi daging ayam. Tetapi tentu saja kita terus berupaya meningkatkan konsumsi ikan ini," katanya.

Guna menaikkan tingkat konsumsi ikan, Pemkot Madiun melalui dinas terkait giat melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kelompok masyarakat.

Dinas terkait juga rutin menggelar kegiatan, di antaranya lomba serta pelatihan membuat masakan olahan ikan dengan melibatkan kader PKK, UMKM, dan kader posyandu yang berhubungan langsung dengan balita karena ikan juga berperan dalam pemenuhan gizi untuk mencegah stunting anak.

"Kami berupaya untuk terus meningkatkan konsumsi ikan warga Kota Madiun. Selain sehat, konsumsi ikan juga bauk untuk mencegah kasus stunting," kata dia.

Sementara, dalam Gemarikan juga diwarnai kegiatan menangkap ikan anak-anak bareng Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto. Kegiatan menangkap ikan tersebut juga merupakan rangkaian dari peringatan ke-106 Hari Jadi Kota Madiun.

"Kita dekatkan anak-anak kepada ikan dengan berbagai kegiatan seru seperti menangkap ikan. Selain itu kita juga berkolaborasi dengan PKK untuk olahan ikan agar anak-anak suka makan ikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.