- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Kecam Russia atas Dugaa...
AS Kecam Russia atas Dugaan Penculikan Anak-anak Ukraina
Kamis, 13 Jun 2024, 11:42 WIBWASHINGTON - Amerika Serikat pada hari Rabu (12/6) kembali menuding Russia mengambil anak-anak Ukraina, beberapa di antaranya diadopsi, setelah laporan media terbaru merinci dugaan penculikan.
"Ini tercela dan mengerikan. Anak-anak Ukraina ini berada di keluarga mereka di Ukraina," kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan.
"Russia mengobarkan perang tidak hanya melawan militer Ukraina - tapi juga melawan rakyat Ukraina."
Investigasi yang dilakukan oleh Financial Times, yang diterbitkan pada hari Rabu (12/6), mengidentifikasi dan menemukan empat anak Ukraina yang diduga dipindahkan ke Russia, kemudian ditawarkan untuk diadopsi di situs web usynovite.
Anak-anak tersebut berusia antara 8 dan 15 tahun.
Menurut laporan tersebut, nama seorang anak diubah menjadi bahasa Russia dan tidak disebutkan asal usul mereka di Ukraina.
Ukraina menuntut pemulangan hampir 20.000 anak di bawah umur yang disebut telah diambil secara ilegal oleh Russia sejak dimulainya invasi Moskow pada tahun 2022.
Pengadilan Kriminal Internasional (ICJ) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Russia Vladimir Putin dan komisaris hak anak-anaknya, Maria Lvova-Belova, atas tuduhan tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada AFP bulan lalu, ia berencana menjadikan kembalinya anak-anak sebagai prioritas utama pada pertemuan puncakakhir pekan ini di Swiss untuk mengakhiri perang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kota Mataram Berjalan Khidmat
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Jaga Jakarta, Pramono Anung: Jakarta Tetap Aman Meski Dunia Sedang Bergolak
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.