Nokia Kenalkan Teknologi Audio dan Video Telepon Imersif Pertama di Dunia

Rabu, 12 Jun 2024, 00:03 WIB

STOCKHOLM - CEO Nokia, Pekka Lundmark, pada Senin (10/6), melakukan panggilan telepon menggunakan teknologi baru yang disebut "audio dan video imersif" yang meningkatkan kualitas panggilan dengan suara tiga dimensi, membuat interaksi lebih nyata.

"Kami telah menunjukkan masa depan panggilan suara," kata Lundmark, yang juga hadir di ruangan tersebut ketika panggilan 2G pertama dilakukan pada tahun 1991.

Ket. Foto: Nokia bertujuan mendapatkan peluang lisensi dengan teknologi yang mungkin memerlukan waktu beberapa tahun untuk tersedia secara luas. — Sumber: istimewa

Dikutip dariThe Straits Times, panggilan telepon pintar saat ini bersifat monofonik, yang menyatukan elemen audio, dan terdengar lebih datar dan kurang detail, namun teknologi baru ini akan menghadirkan audio 3D di mana penelepon akan mendengar semuanya seolah-olah dia berada di sana bersama orang lain.

"Ini merupakan lompatan maju terbesar dalam pengalaman panggilan suara langsung sejak diperkenalkannya audio telepon monofonik yang digunakan pada ponsel cerdas dan PC saat ini," kata Presiden Nokia Technologies, Jenni Lukander.

Pertemuan tersebut dilakukan bersama dengan Stefan Lindstrom, duta digitalisasi dan teknologi baru Finlandia.

"Hal ini sekarang menjadi standar sehingga penyedia jaringan, produsen chipset, produsen ponsel dapat mulai menerapkannya dalam produk mereka," kata Lukander dalam sebuah wawancara.

Nokia melakukan panggilan tersebut menggunakan ponsel cerdas biasa melalui jaringan 5G publik.

"Selain panggilan antar orang, teknologi ini juga dapat digunakan dalam panggilan konferensi di mana suara peserta dapat dipisahkan berdasarkan lokasi spasial mereka," kata Jyri Huopaniemi, kepala penelitian audio di Nokia Technologies.

Sebagian besar ponsel cerdas memiliki setidaknya dua mikrofon yang dengannya teknologi ini dapat diimplementasikan dengan mentransmisikan karakteristik spasial panggilan secara real-time.

Teknologi ini merupakan bagian dari standar canggih 5G yang akan datang, dan Nokia bertujuan untuk mendapatkan peluang lisensi dengan teknologi tersebut yang kemungkinan akan memakan waktu beberapa tahun untuk tersedia secara luas.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.