Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Whatsapp' Uji Fitur Peringkat Pembaruan Status

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Whatsapp' Uji Fitur Peringkat Pembaruan Status Doc: ANTARA/Pixabay

JAKARTA - Perusahaan aplikasi pesan instan populer milik Meta, WhatsApp, baru-baru ini menguji fitur peringkat pembaruan status pada Android beta mereka.

Menurut siaran Phone Arena pada Jumat (7/6), fitur baru yang sedang diuji di WhatsApp Android Beta disebut ranked status updates atau peringkat status terbaru.

Fitur tersebut dihadirkan untuk memprioritaskan pembaruan status dari kontak terpenting pengguna.

Alih-alih membuat pengguna melihat pembaruan status dari teman-teman di kontak dalam urutan kronologis seperti sekarang, WhatsApp ingin mengatur pembaruan status berdasarkan faktor seperti seberapa sering pengguna berinteraksi dengan masing-masing kontak dan seberapa sering pengguna mengirim pesan ke mereka.

Status yang akan segera kedaluwarsa nantinya juga bakal masuk dalam daftar pemeringkatan sehingga pengguna tidak akan kehilangan momen untuk melihat status dari kontak terkait.

Pembaruan status yang dirilis oleh WhatsApp pastinya tetap akan ditempatkan di urutan teratas agar pengguna tidak melewatkan pengumuman penting dari aplikasi.

Pengguna yang jeli mungkin dapat menemukan tidak adanya stempel waktu pada pembaruan status.

Desain itu sengaja dirancang karena WhatsApp ingin mengalihkan fokus dari pembaruan status terkini ke pembaruan status paling relevan.

WhatsApp menyatakan bahwa semua data yang digunakan untuk pembaruan peringkat status tetap ada di perangkat pengguna sehingga privasi pengguna tidak terganggu.

Namun, jika pengguna memasang ulang WhatsApp atau menautkan perangkat baru maka sistem peringkat akan diatur ulang sehingga aplikasi akan memerlukan waktu untuk mempelajari kembali preferensi peringkat pengguna dalam melihat status.

Selain itu, apabila satu akun WhatsApp digunakan di beberapa perangkat, maka urutan pembaruan statusnya mungkin sedikit berbeda karena perbedaan riwayat obrolan yang disinkronkan.

Saat ini, fitur peringkat pembaruan status hanya tersedia untuk penguji beta dalam jumlah terbatas. Fitur itu mungkin akan diluncurkan untuk khalayak yang lebih luas setelah penerapannya terbukti berhasil dalam pengujian. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.