Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Viral Video Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Ini Kata Komnas KIPI

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Viral Video Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Ini Kata Komnas KIPI Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Ilustrasi - Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin dosis empat di Balai Kota Jakarta.

JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas PP KIPI) dr Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan, tidak ada istilah medis "detoksifikasi vaksin Covid-19" atau detoksifikasi pada jenis vaksin lainnya.

"Vaksin yang diberikan itu kan antigen (mikroorganisme). Artinya, komponen virus yang diinaktivasi atau dilemahkan. Jadi, yang akan terbentuk adalah antibodi. Kalau detoksifikasi ini soal toksin, racun," ujarnya.

Hinky menyebutkan hal tersebut dalam keterangan dari Kementerian Kesehatan yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/6), sebagai respons dari sebuah unggahan video di media sosial yang mengklaim adanya cara untuk mendetoksifikasi vaksin Covid-19 yang telah masuk ke dalam tubuh.

Unggahan video tersebut menampilkan ulasan tentang efek samping vaksin Covid-19 dari berbagai merek. Isi video juga menyebutkan tentang keberadaan tim detoksifikasi vaksin dan imunisasi yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa dengan terbentuknya antibodi, tubuh dapat menetralisir virus, benda asing, atau bakteri yang masuk.

"Jadi, (divaksinasi) tidak ada racun dan antibodi, tidak bisa dinetralisir. Bukan dinetralisir, ya, tapi kalau ada virus masuk, benda asing atau patogen masuk, dia akan menetralisir. Oleh karena itu, tidak ada istilah detoksifikasi pada vaksin," dia menuturkan.

Klaim lain yang beredar menyebutkan bahwa mandi dengan soda kue, garam Epsom atau garam Inggris, dan boraks dapat mendetoksifikasi vaksin. Selain itu, cuci darah yang dilakukan berulang kali juga diklaim sebagai cara untuk mendetoksifikasi vaksin.

"Soda kue untuk menetralisir asam, sedangkan (bahan pembersih) boraks dapat bersifat karsinogenik yang dapat menimbulkan kanker. Jadi, bukannya menyelesaikan masalah, justru akan menambah masalah kesehatan," katanya.

"Cuci darah itu menetralisir toksin-toksin, sedangkan vaksin disuntikkan akan membentuk antibodi, bukan toksin. Maka, yang namanya cuci darah bukan buat mengeluarkan antibodi, melainkan mengeluarkan zat racun. Kalau sifatnya bukan racun, ya, tidak akan keluar, karena bermanfaat bagi tubuh," katanya menjelaskan.

Dia menyebut bahwa vaksin bekerja dengan cara membangun sistem kekebalan tubuh secara khusus untuk melawan penyakit tertentu.

Namun, ujarnya, sistem imun perlu mengenali terlebih dahulu jenis-jenis virus atau bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Ketika virus atau bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh pada kemudian hari, tubuh sudah siap untuk melawannya dan mencegah timbulnya penyakit.

Sebagaimana manfaat vaksin dari lainnya, katanya, vaksin Covid-19 memberikan perlindungan terhadap tertular atau sakit parah akibat Covid-19. Cara kerjanya dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membangun pertahanan khusus melalui pemberian vaksin.

Hinky menyebut bahwa upaya optimal untuk terhindar dari Covid-19 adalah dengan melengkapi vaksinasi Covid-19 sesuai jadwal yang dianjurkan dan menerapkan perilaku sehat, yaitu penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, serta menjaga jarak aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.