Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meningkat, Dinkes Bogor Imbau Warga Waspadai Demam Berdarah

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkat, Dinkes Bogor Imbau Warga Waspadai Demam Berdarah Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Petugas melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di area Gedung DPRD, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mewaspadai demam berdarah dengue atau DBD karena sejak Januari-Juni 2024 sudah 18 orang meninggal terkena penyakit tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana di Cibinong, Kamis, mengungkapkan secara keseluruhan angka DBD hingga saat ini tercatat 1.932 kasus di Kabupaten Bogor.

"Januari 256 kasus, Februari 313 kasus, Maret 561 kasus, April 408 kasus, dan Juni 1 kasus. Total Januari-Juni 2024 mencapai 1.932 kasus, dengan 18 orang meninggal dunia," ungkap Adang.

Ia menjelaskan ada lima kecamatan yang perlu diwaspadai dengan kasus DBD tertinggi, yaitu Cibinong, Cileungsi, Jonggol, Gunungputri, dan Bojonggede.

"Kecamatan Cibinong memiliki 224 kasus, Cileungsi 209 kasus, Jonggol 145 kasus, Gunung Putri 134 kasus, dan Bojonggede 93 kasus," ujarnya.

Adang menegaskan bahwa jumlah kasus DBD hampir dua kali lipat setiap bulannya dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023.

Hal itu membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memasifkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di beberapa wilayah, mulai dari melakukan penyuluhan hingga penyemprotan menggunakan alat fogging atau pengasapan.

Ia mengimbau warganya untuk mewaspadai penyakit DBD yang mulai marak di sejumlah wilayah.

"Demam berdarah sudah mulai menyerang masyarakat di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Bogor. Maka penting bagi warga untuk waspada," katanya.

Adang pun meminta warga agar menerapkan pola 3M plus untuk mencegah penyakit demam berdarah, yaitu dengan menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mengubur dan mendaur ulang barang bekas tidak terpakai yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.