Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kecamatan Cibodas sediakan hadiah ajak orang tua bawa anak ke posyandu

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 16:23 WIB | Oleh:
Kecamatan Cibodas sediakan hadiah ajak orang tua bawa anak ke posyandu Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Ketua PKK Kecamatan Cibodas Nurul Fitri Prihadi saat memberikan telur kepada warga yang memeriksa kesehatannya di Posyandu Anyelir, Kelurahan Cibodas Baru Selasa. Kecamatan Cibodas telah melaunching Ayo Gacor dengan program one day one egg.

Tangerang - Kecamatan Cibodas Kota Tangerang Banten menyediakan hadiah di setiap posyandu sebagai daya tarik dalam mengajak orang tua agar membawa anaknya melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Sejauh ini, antusiasme para orang tua dan balita cukup tinggi. Namun, sosialisasi di seluruh fasilitas kesehatan dan ruang publik terus digencarkan," kata Ketua PKK Kecamatan Cibodas Nurul Fitri Prihadi di Posyandu Anyelir Kelurahan Cibodas Baru Kota Tangerang, Selasa.

Sepanjang Juni 2024, Pemerintah Kota Tangerang menggelar Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas) di 1.097 posyandu.

Program ini sebagai tindak lanjut surat Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor: 400.5.3/3161/Bangda 13 Mei 2024 tentang pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di daerah.

Nurul Fitri Prihadi menambahkan, di wilayahnya ada 98 posyandu Gertak Tangkas dan akan menyasar 5.852 balita di enam kelurahan.

Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan secara dari pintu ke pintu untuk menjangkau orang tua yang terbentur kesibukan. "Pastinya, jangkauannya harus 100 persen," katanya.

Ia menjelaskan, terkait penanganan stunting, Kecamatan Cibodas pada Februari lalu telah melaunching Ayo Gacor dengan program one day one egg.

"Kami juga melakukan pendampingan, Gerakan Sedekah Stunting Cibodas-GS2C-, yaitu hasil sedekah sampah yang dibelikan protein untuk anak-anak stunting di Kecamatan Cibodas. Pastinya, ini akan terus diperkuat dan dimaksimalkan dengan sederet program lainnya," katanya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang dr Sari Nur Arofah menjelaskan, sepanjang Juni ditargetkan 100 persen dari 85.474 balita di Kota Tangerang diukur pertumbuhannya seperti berat badan, panjang atau tinggi badan, dan diinput ke dalam aplikasi SiData dan e-PPGBM.

"Selanjutnya, akan terlihat anak-anak yang terindikasi stunting. Dinkes Kota Tangerang bersama seluruh OPD terkait akan melakukan intervensi khusus pada anak-anak yang terindikasi stunting. Harapannya, ialah tidak ada lagi anak-anak di Kota Tangerang yang terlambat dilakukan penanganan," katanya.

Tren prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang mengalami penurunan dari tahun 2018 di angka 19,1 persen menjadi 11,8 persen di tahun 2022.

Kenaikan terjadi pada tahun 2023 dengan angka 17,6 persen, meskipun masih di bawah angka Provinsi Banten yaitu 24 persen dan nasional di 21,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.