Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Kapuas Hulu: Gawai Dayak Pelestarian Adat Budaya Leluhur

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 16:01 WIB | Oleh:
Bupati Kapuas Hulu: Gawai Dayak Pelestarian Adat Budaya Leluhur Doc: ANTARA/HO-Prokopim Setda Kapuas Hulu (Teofilusiant
Ket. Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan disambut tarian Suku Dayak Tamambalo saat menghadiri gawai Dayak atau Pamole' Beo' (Pesta panen) Suku Dayak Tamambalo di Desa Ulak Pauk Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Seni sore (3/6).

Kapuas Hulu -- Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan pesta panen Suku Dayak (Gawai Dayak) merupakan warisan leluhur yang patut dipertahankan, sebab memiliki nilai-nilai kearifan lokal, adat istiadat serta budaya.

Salah satu adat dan budaya tersebut adalah acaraPamoleBeo gawai Dayak di kalangan sub-suku Dayak Tamambalo yang sampai saat ini masih terjaga.

"Warisan leluhur itu harus ditanamkan pada generasi muda untuk tetap mempertahankan kearifan lokal, adat dan budaya sebagai jati diri suku Dayak," kata Fransiskus Diaandi Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa.

Fransiskus mengatakan pemerintah daerah mendukung dan mengapresiasi atas terselenggaranya gawai Dayak yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh masing-masing sub-suku Dayak di Kabupaten Kapuas Hulu sebagai ucapan syukur atas pesta panen selama setahun yang dilaksanakan dengan tetap menjaga kearifan lokal.

Ia menceritakan salah satu contoh Gawai Dayak Tamambalo atau PamoleBeo di Desa Ulak Pauk, Kecamatan Embaloh Hulu, masyarakat adat setempat masih kental dengan adat istiadat dan budaya.

Komunitas masyarakat Dayak Tamambalo menggelar ritual adat menyampaikan rasa syukur atas hasil panen serta berdoa untuk keselamatan dan keberkahan dalam setiap usaha masyarakat, terutama dalam bertani tradisional atau berladang.

Fransiskus berharap adat dan budaya dengan kearifan lokal itu perlu terus dilestarikan sebagai jati diri yang mesti diwariskan kepada generasi muda.

"Ajarkan anak-anak kita tentang adat dan budaya leluhur, sehingga kearifan lokal tidak tergerus perkembangan zaman," katanya.

Ia menilai di era perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat saat ini dapat dijadikan media untuk mempromosikan atau mengenalkan adat dan budaya leluhur ke luar, sehingga dapat menjadi daya tarik dalam mendukung pengembangan wisata budaya di Kapuas Hulu.

"Semoga generasi muda ke depannya mau peduli akan budayanya, kreatif berbudaya dan bermartabat mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal dan bangga dengan identitas dirinya sebagai bangsa yang berbudaya," kata Fransiskus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.