Ini yang Dilakukan Pemkot Jakpus untuk Turunkan Angka Kemiskinan
Jumat, 31 Mei 2024, 00:15 WIBJakarta - Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) terus menurunkan angka kemiskinan dengan memperluas lapangan pekerjaan untuk menyerap pekerja usia produktif yang masih banyak di wilayahnya.
"Penanganan kemiskinan ini menjadi tanggung jawab lintas sektor. Strateginya melalui peningkatan pendapatan dan menyediakan lapangan pekerjaan baru," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma di Jakarta, Kamis.
Dhany menyebut penyediaan lapangan pekerjaan baru bisa dilakukan melalui pekerjaan formal ataupun informal. Lapangan pekerjaan secara formalbekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lewat bursa kerja, sedangkan informal dengan memberikan kemudahan berusaha kepada masyarakat.
Menurut Dhanymelalui bursa kerja (job fair)masyarakat menjadi lebih mudah menemukan pekerjaan yang cocok dengan keahlian dan kemampuannya.
"Sedangkan informal dengan cara membuka ruang sebesar-besarnya bagi masyarakat untuk berusaha. Untuk itu kami punya wadah mengembangkan kewirausahaan melaluiJakPreneur," ujar Dhany.
Dhanymengatakan Jakarta Entrepreneur (JakPreneur) sudah dirancang sedemikian rupa dengan prinsip 7P untuk menghasilkan wirausahawan baru yang tangguh di Jakarta.
Adapun prinsip 7P itu menyangkut product (produk), price (harga), place (tempat), promotion (promosi), people (orang), process (proses), dan physical evidence (bukti fisik).
JakPreneur merupakan wadah bagi pengusaha meningkatkan kreativitas, mendapatkan fasilitas, dan berkesempatanmelakukan kolaborasi.
Kami memfasilitasi pelaku UMKM agar bisa berkembang dengan menciptakan ekosistem kewirausahaan melibatkan perusahaan rintisan (startup), institusi pendidikan, daninstitusi pembiayaan.
Lebih lanjut, Dhany menyebut Pemkot Jakarta Pusat juga mengupayakan pengintegrasian data kemiskinan yang terpadu di Jakarta guna menurunkan angka kemiskinan, khususnya di Jakarta Pusat.
"Sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk satu data yg lebih terdata dan terverifikasi dengan baik sehingga parameter-parameter yang sudah terukur tadi tinggal kita sudah sesuai dengan target yang sudah ditetapkan, yakni menurunkan angka kemiskinan," jelas Dhany.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polandia Enggan Percepat Penerimaan Ukraina sebagai Anggota UE
-
Dortmund Tutup Musim Bundesliga dengan Kalahkan Bremen 2-0
-
Kemenperin Tegaskan Manufaktur Indonesia Tak Alami Deindustrialisasi
-
Bantah Isu Ambruk, Menkeu Purbaya Siap Gebrak Konferensi Pers APBN KiTa Rabu Depan
-
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pemudik Jaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Perjalanan
-
Dulu Gundul, Kini Hutan Gunung Ciremai Nyaris Rimbun 100 Persen, Ini Rahasianya
-
Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting di Singkawang Lewat Berbagai Program
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.