Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Kecam Komitmen Denuklirisasi Korsel, Jepang dan Tiongkok

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Kecam Komitmen Denuklirisasi Korsel, Jepang dan Tiongkok Doc: antara
Ket. Lapangan Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara.

SEOUL - Korea Utara pada Senin (27/5) mengecam Korea Selatan terkait komitmen Korsel terhadap denuklirisasi Semenanjung Korea dalam deklarasi bersama dengan Jepang dan Tiongkok, serta menganggapnya sebagai "olok-olok" terhadap kawasan dan komunitas internasional.

Kementerian Luar Negeri Korut mengeluarkan pernyataan tersebut beberapa jam setelah Presiden Korsel Yoon Suk Yeol, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang mengadakan KTT trilateral di Seoul, Senin (27/5).

"Ini adalah sebuah olok-olok dan tipu daya terhadap negara-negara regional dan komunitas internasional bahwa ROK (nama resmi Korea Selatan) berbicara tentang denuklirisasi, perdamaian dan stabilitas," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut dalam pernyataan yang dirilis oleh Korean Central News Agency (KCNA), Senin.

Dalam deklarasi bersama tersebut, ketiga pihak menegaskan kembali sikap masing-masing mengenai denuklirisasi Semenanjung Korea dan isu penculikan serta melanjutkan upaya penyelesaian politik atas isu semenanjung tersebut.

"Denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea telah mati secara teoritis, praktis dan fisik," ucap kementerian itu.

Korut kemudian menuduh Korselsebagai penyebab utama terjadinya krisis keamanan yang parah di dalam dan di luar semenanjung dengan secara panik memperkuat aliansi militer untuk melakukan agresi.

"Kementerian Luar Negeri DPRK (nama resmi Korea Utara) dengan tegas mengecam dan menolaknya (komitmen denuklirisasi) karena dianggap sebagai tantangan terang-terangan terhadap kedaulatan DPRK dan campur tangan yang tidak disengaja dalam urusan dalam negerinya," tutur kementerian tersebut.

Korut, lanjutnya, akan dengan tegas mempertahankan kedaulatan dan martabat nasionalnya dari segala upaya kekuatan musuh untuk menyangkal kedaulatannya.

Adapun beberapa jam sebelum KTT tiga arah berlangsung, Korut mengumumkan rencananya untuk meluncurkan roket luar angkasa yang membawa satelit mata-mata militer.

Korut menyampaikan rencana tersebut kepada Jepang dan menuturkan bahwa peluncuran akan dilakukan sebelum 4 Juni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.