Otorita IKN Lakukan Uji Coba Teknologi Starlink
Selasa, 21 Mei 2024, 01:55 WIBBALI - Teknologi internet kecepatan tinggi dari Starlink milik Elon Musk diuji coba di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Ada beberapa titik yang mau diuji coba Starlink di Nusantara, antara lain dari proyek kerja sama antara Otorita IKN dan Tony Blair Foundation.
"Ada beberapa titik yang mau diuji coba Starlink di IKN," ujar Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis Hidayat Sumadilaga, di sela-sela acara World Water Forum di Badung, Bali, Senin (20/5).
Seperti dikutip dari Antara, Danis mencontohkan titik-titik uji coba Starlink di IKN tersebut, misalnya di rumah sakit umum daerah dan beberapa titik di sekitar wilayah Sepaku.
Sebagai informasi, penyedia jasa internet berbasis satelit, Starlink, dipastikan beroperasi di Indonesia dan secara khusus pemiliknya yaitu pebisnis asal Amerika Serikat (AS), Elon Musk, meresmikan layanan itu di Bali, pada Minggu (19/5).
Kehadiran Starlink dinilai dapat membantu pemerintah dalam pemerataan internet di Indonesia dan dapat mengurangi jumlah titik buta internet di daerah-daerah terpencil.
CEO Tesla Inc sekaligus SpaceX, Elon Musk, menyatakan tertarik untuk berinvestasi di Indonesia setelah melihat implementasi Starlink, layanan internet berbasis satelit, di Bali dan Maluku.
Elon Musk mengaku sangat antusias untuk menghadirkan konektivitas ke berbagai tempat di Indonesia, khususnya 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar.
Perubahan Bermakna Menurut Elon Musk, koneksi internet dapat membawa perubahan yang bermakna bagi para penerimanya, terlebih bila masyarakat terbantu untuk memperoleh akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.
Oleh karena itu, dia berulang kali menekankan pentingnya koneksi internet bagi seluruh wilayah sehingga siapa pun dapat mengakses informasi dari mana saja dan kapan saja.
Terkait dengan upaya memacu perkembangan di IKN, sebelumnya OIKN menjajaki kerja sama dengan IBM dan New York Office for Technology and Innovation (NYC OTI) Amerika Serikat.
"Ibu Kota Nusantara merupakan bentuk proses transformasi kerja melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan kapasitas SDM dalam penguasaan dan pengembangan teknologi," ujar Deputi Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Prof Mohammed Ali Berawi.
Ali mengajak perusahaan global dan kolaborator internasional dalam membangun IKN.
Delegasi OIKN yang dipimpin Ali mengunjungi IBM dan NYC OTI dalam rangkaian kegiatan Smart City Reverse Trade Mission (RTM) di Amerika Serikat.
Dari hasil pertemuan antara OIKN dan pihak IBM yang juga dihadiri oleh Vice President (VP) Engineering IBM Suzanne Livingston, General Manager of IBM APAC Paul Burton, dan Solution Architect IBM Tim Durniak, direncanakan untuk dapat melakukan proof of concept (POC) teknologi manajemen aset berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan untuk dapat diuji coba di IKN.
"Penggunaan teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan kota melalui kemampuan analitik prediktif, khususnya di sektor keberlanjutan pelayanan kota," kata Ali.
Dalam kesempatan sama, Senior Vice President dan Chief Commercial Officer IBM, Rob Thomas, mengatakan mengenai kontribusi IBM untuk dapat berpartisipasi dalam pengembangan teknologi di IKN.
Tiga teknologi yakni hybrid cloud, artificial intelligence, dan quantum computing menjadi fokus dalam pengembangan teknologi IBM.
Penerapan teknologi manajemen aset dengan memanfaatkan teknologi sensor IoT dan diotomasi dengan teknologi kecerdasan buatan akan mengefisienkan pengelolaan dan pelayanan ibu kota Nusantara.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Skuad Mengerikan, Yudha Saputera Pilih Para 'Monster' untuk Tim Biru IBL All-Star 2026
-
Resmi! Manchester United Tunjuk Michael Carrick sebagai Pelatih Sementara
-
DPR Desak Pemerintah Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
-
Megawati Soekarnoputri Resmi Terima Gelar Doktor Kehormatan di Riyadh
-
MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat pada Perangkat Seluler
-
BPJS Kesehatan Ungkap Belum Terdapat Perubahan Biaya Iuran Anggota
-
Tradisi nyadran ngijo jelang Ramadhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.