Daun Jatuh Tuangkan Rasa Penyesalan Lewat Karya Anyar 'Kini'
📅 Selasa, 21 Mei 2024, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Warner Music Indonesia
JAKARTA - Band pop folk asal Tangerang, Daun Jatuh, kembali menghadirkan karya teranyarnya Kini yang merangkum kisah seseorang yang tengah menyesal atas perbuatannya terhadap sosok yang pernah menjadi terkasih namun disia-siakan.
Sang vokalis yaitu Verrel Alvirizky yang akrab disapa El mengatakan bisa dibilang lagu ini menjadi bentuk pengakuan terhadap rasa bersalah dan menyesal tersebut.
"Maknanya di lagu ini, ia berharap dan menanti orang itu kembali ke hidupnya karena setelah ia sadari orang itu lah yang membuat dia hidup," kata El dalam keterangannya yang diterima, Minggu (19/5).
Lagu Kini dibalut dengan nuansa yang beragam yaitu full version, stripped down, instrumental, dan stripped down instrumental. Seluruhnya dirancang untuk dapat dinikmati di waktu senja.
Alasan di balik banyaknya versi Kini pun terbilang menarik, karena ternyata itu semua dibuat secara spontan dengan harapan para pendengarnya dapat merasakan berbagai sensasi dari beragam versi itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tujuan kita adalah agar para pendengar kita dapat menikmati lagu ini dalam versi yang berbeda-beda sesuai dengan selera mereka masing-masing, tidak terbatasi oleh selera kita," kata El.
Dalam hal penciptaan, Kini ditulis langsung oleh duo punggawa Daun Jatuh yakni El dan Timothy Gunung Tua. Mereka mempercayakan lagu ini untuk diproduseri Vinson Vivaldi. Sementara itu, sebagai pengarah vokal hadir Kamga Mo.
Lirik yang puitis dan galau menjadikan lagu ini ternyata viral lebih dulu di aplikasi video TikTok bahkan sebelum lagunya resmi dirilis. Potongan audio Kini versi original sound bahkan sudah dipakai di lebih dari 4.000 video.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak hanya menciptakan lagunya, kedua personil Daun Jatuh juga terjun langsung dalam pembuatan official visualizer. El menjadi pengarah visual sementara Timothy yang dikenal sebagai gitaris mengambil peran sebagai produser.
Keduanya menciptakan visualizer Kini dengan nuansa yang gelap dan sendu, menjadi simbolisasi dari bentuk penyesalan seperti lagunya.
"Oleh sebab itu sepanjang visualizer Kini memperlihatkan berbagai ekspresi dari tokoh utama yang menggambarkan bentuk penyesalan dan penantian dari sudut pandang tokoh utama," kata Timothy.
Kini dengan empat versinya sudah bisa didengar di seluruh digital streaming platforms di Indonesia. Sementara official visualizer juga dapat ditonton di kanal YouTube Daun Jatuh. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!