BPBD Sebut Belum Ada Informasi soal Dampak Gempa M4,6 yang Berpusat di Sukabumi

Selasa, 21 Mei 2024, 03:41 WIB

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi hingga saat ini belum menerima informasi adanya dampak kerusakan akibat guncangan gempa magnitudo 4,6 yang berpusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang terjadi sekitar pukul 20:42 WIB, Senin.

"Kami masih berkoordinasi dengan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) untuk melakukan penyisiran dan pendataan terkait dampak gempa," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Senin.

Informasi yang diterima pihaknya baik dari masyarakat maupun P2BK, gempa tersebut hanya dirasakan sebagian kecil oleh masyarakat dan durasinya pun tidak lama, sehingga tidak menimbulkan kepanikan.

Namun demikian pihaknya tetap bersiaga, karena dikhawatirkan ada laporan kerusakan yang masuk akibat terdampak gempa,sehingga bisa dengan cepat ditanggulangi dan meminimalisasikerugiannya.

Selain itu BPBD pun tetap mewaspadai adanya gempa susulan yang bisa saja terjadi. Maka dari itu, kata dia, warga diimbau waspada dan antisipasi terjadi gempa susulan, namun jangan panik.

Jika gempa terjadi, lanjutnya, segera lari keluar rumah dan menjauhi bangunan dan pohon tinggi atau bersembunyi di bawah meja maupun tempat tidur ataupun benda yang bisa digunakan dan aman untuk berlindung.

"Kami meyakini gempa M4,6 yang berpusat di 79 barat daya Kabupaten Sukabumi bisa memicu terjadinya kerusakan. Jika ada warga yang rumahnya rusak akibat terdampak gempa untuk segera melapor," ujarnya.

Sebelumnya BMKG merilis gempa M4,6 tersebut berada di koordinat 7,69 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,42 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berpusat di laut pada jarak 79 km barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 22 km.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.