Gunung Semeru Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter
Senin, 20 Mei 2024, 08:28 WIBLUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur kembali erupsi melontarkan abu vulkanik setinggi 800 meter di atas puncak pada Senin (20/5) pagi.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 20 Mei 2024, pukul 06.11 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin (20/5).
Menurutnya, kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 105 detik.
Pada Minggu (19/5), petugas mencatat gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu mengalami empat kali erupsi dan pada Sabtu (18/5) tercatat sebanyak 14 kali erupsi dengan salah satu erupsi meluncurkan awan panas sejauh 3 kilometer dari puncak ke arah tenggara.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Yudi Cahyono mengatakan terjadi erupsi Gunung Semeru setiap hari dan aktivitas gunung aktif tersebut dinilai wajar seiring dengan statusnya pada level III atau siaga.
"Justru yang berbahaya kalau tidak erupsi setiap hari, karena ada endapan magma yang dimungkinkan akan terjadi letusan yang cukup besar. Masyarakat di lereng Gunung Semeru sudah paham dengan karakter gunung api tersebut," tuturnya.
Sejauh ini, lanjut dia, aktivitas warga di beberapa kecamatan yang berada di lereng Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang berjalan normal dan masyarakat beraktivitas seperti biasanya.
Untuk itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Libur Tetap Melayani: Dukcapil DKI Buka Layanan KTP-el dan IKD pada 14-15 Mei 2026
-
Langkah Maju Asean Modernisasi Perdagangan Antarnegara
-
Seni Publik Jakarta-Milan: Proyek Instalasi Seniman Italia Bakal Hadir di Jakarta Juli 2026
-
Bapanas Kawal Kesepakatan Serap Telur Peternak Jatim, SPPG Gunakan Menu Telur Minimal 3 Kali Sepekan
-
Musim Pancaroba Rentan Bikin Sakit, Dokter Minta Masyarakat Jaga Imunitas
-
Dua Wakil dari Bantul Lolos Seleksi untuk Presiden
-
Ringankan Beban Peternak Layer, Bapanas Pastikan Stok SPHP Jagung di Jatim Aman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.