Musim Pancaroba Rentan Bikin Sakit, Dokter Minta Masyarakat Jaga Imunitas

Rabu, 13 Mei 2026, 18:48 WIB

Dokter Gizi Klinik lulusan Universitas Diponegoro dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh selama musim pancaroba.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, Yohan mengatakan perubahan cuaca yang drastis di musim pancaroba yang juga dibarengi dengan El Nino, dapat melemahkan imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri.

Ket. Foto: Suasana konferensi pers acara “Awarding & Celebration Alodokter Choice-Susu Steril Tujuh Kurma, Susu Steril Pilihan Alodokter” di Jakarta. — Sumber: Antara Foto

Hal itu disampaikan dalam acara “Awarding & Celebration Alodokter Choice-Susu Steril Tujuh Kurma, Susu Steril Pilihan Alodokter” di Jakarta, Selasa (12/5).

Ia melanjutkan kondisi tubuh yang tidak fit akibat kurang istirahat, stresatau orang dengan penyakit bawaan seperti asma dan alergi sangat rentan terserang penyakit.

Beberapa penyakit yang umum di musim pancaroba antara lain influenza dan batuk pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan penyakit pencernaan, serta demam berdarah (dengue/DBD).

Menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024, Indonesia mengalami peningkatan signifikan penyakit sensitif iklim, seperti demam berdarah.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menunjukkan tahun itu menjadi salah satu tahun terpanas di Indonesia dengan anomali suhu sekitar 0,8 derajat celcius lebih tinggi dibandingkan rata-rata.

Oleh karenanya, dia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan, termasuk dengan mengonsumsi asupan yang bermanfaat untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Misalnya seperti susu yang mengandung protein atau buah-buahan yang memiliki gula alami seperti kurma.

“Gula alami dari kurma dapat memberikan energi instan yang membantu mengurangi rasa lelah dan menjaga tubuh tetap bertenaga. Protein pada susu baik untuk kesehatan tulang. Serat pada kurma membantu memperlancar pencernaan. Sementara multivitamin dan antioksidan berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh,” kata dia.

Pemerhati gaya hidup dan media sosial Hamidah Rachmayanti menyoroti tren pola makan seimbang dan gaya hidup sehat terus meningkat pasca pandemi COVID-19.

Menurutnya masyarakat juga semakin pedulidengan kandungan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsinya.

  • Imunitas Tubuh

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.