Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Jaksel Bisa Beli Rumah yang Lebih Layak dari Hasil Gusuran Normalisasi Sungai Ciliwung

📅 Sabtu, 18 Mei 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Jaksel Bisa Beli Rumah yang Lebih Layak dari Hasil Gusuran Normalisasi Sungai Ciliwung Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Seorang warga terdampak normalisasi Kali Ciliwung Wakiah memberi keterangan di Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Jakarta - Warga Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan mengaku bisa membeli rumah yang lebih layak setelah menerima ganti rugi atas lahan tempat tinggalnyayangterkena dampak normalisasi Kali Ciliwung.

"Bisa kembali untuk membeli rumah yang lebih layak," kata seorang warga terdampak normalisasi Kali Ciliwung Wakiah di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan rumah miliknya yang terdampak normalisasi Kali Ciliwung berukuran hanya 33 meter persegi, dan pemerintah ganti untung rumah tersebut.

Menurut dia, dari hasil "ganti untung" tersebut kemudian dibelikan rumah yang lebih layak di daerah Bogor dengan harga lebih dari Rp300 juta.

"Kalau rumah saya dijual ke orang biasa paling laku Rp50 juta, tapi sekarang jauh lebih tinggi," tuturnya.

Ia menambahkan di daerahnya setiap turun hujan terutama ketika hujan lebat dari wilayah Bogor, maka akan terkena banjir.

Bahkan kata Wakiah, air bisa menenggelamkan rumahnya dan warga lain, sehingga ketika ada pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung, warga sangat mendukung apalagi dikenakan ganti untung.

"Kalau di sini tidak banjir lagi, tapi seperti lautan semua rumah tenggelam," katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin menambahkan, pembebasan lahan dilakukan secara terstruktur dengan langsung melakukan pengamanan aset. Kemudian, kegiatan pembangunan fisiknya akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada pekan depan.

"Kondisi status (lahannya) sudah bersih, dari total kurang lebih 63 bidang dan dilaksanakan tahun 2023 sampai dengan 2024. Ini yang ada dipercepat, jadi, ada dua batas saluran dan nanti ada patok-patok di pinggirnya," katanya.

Untuk diketahui, terdapat 63 KK di RW 07, Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, yang menyetujui normalisasi tersebut. Terdapat 157 bidang tanah gabungan dari RW 07, RW 01, dan RW 03, di mana 92 lahan sudah dibebaskan, sedangkan sisanya masih dalam proses.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

22 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.