- Home
-
- Megapolitan
-
- Masuki Musim Kemarau, Pemp...
Masuki Musim Kemarau, Pemprov DKI Mulai Persiapkan 'Water Mist'
Jumat, 17 Mei 2024, 14:52 WIBJAKARTA - ??Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mempersiapkan penggunaan kabut air (water mist) saat Jakarta memasuki musim kemarau untuk menekan polusi udara.
"Ya (untuk mengatasi) polusi udara, di gedung-gedung tinggi seperti tahun lalu diaktifkan bersama 'water mist', nanti kalau musim panas kami aktifkan lagi," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (17/5).
Heru mengatakan, untuk menjaga sekaligus menurunkan polusi udara di Jakarta saat musim kemarau, generator kabut air (water mist generator) kembali dioperasikan pukul 09.00 sampai 10.00 WIB dan pukul 15.00 sampai 16.00 WIB.
"Ya nanti kalau musim panas kami aktifkan lagi. Kan ada waktunya ya, jam 09.00 WIB sampai 10.00, nanti kalau sore 15.00 WIB sampai 16.00," kataHeru.
Adapun pemasangan "water mist generator" menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menekan polusi udara.
Menurut Heru, seharusnya pemasangannya terus ditambah sebagai persiapan saat musim kemarau di masa mendatang.
Adapun pemasangan "water mist generator" menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menekan polusi udara.
Menurut Heru, seharusnya pemasangannya terus ditambah sebagai persiapan saat musim kemarau di masa mendatang.
Sebagai kesigapan dalam menghadapi penurunan kualitas udara saat memasuki musim kemarau, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengumpulkan para pemangku kepentingan untuk merumuskan upaya antisipasi potensi penurunan kualitas udara pada Jumat (3/5).
Dalam kesempatan tersebut, selain dari unsur Organisasi Perangkat Daerah Pemprov DKI, juga dihadiri unsur pemangku kepentingan dari pemerintah pusat seperti Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) sertaKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Selain itu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan jugaorganisasi masyarakat sipil hingga akademisi.
Selain itu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan jugaorganisasi masyarakat sipil hingga akademisi.
"Isu polusi udara menjadi fokus Pemprov DKI sejak dua tahun ke belakang, sekarang benar-benar serius, Jakarta sangat 'concern'
??????terhadap pengendalian pencemaran udara, khususnya masalah polusi," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswantomengemukakan bahwa isu lingkungan hidup memang menjadi Isu global.
??????terhadap pengendalian pencemaran udara, khususnya masalah polusi," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswantomengemukakan bahwa isu lingkungan hidup memang menjadi Isu global.
Hal tersebut sudah tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 576 Tahun 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang mencantumkan "road map" isu penyelesaian masalah kualitas udara di Jakarta hingga 2030.
Menurut dia, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi DKI Jakarta sudah berorientasi kepada lingkungan hidup.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.