Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Gembira, Wali Kota: Sejumlah Investor Segera Membuka Usaha di Madiun

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Wali Kota: Sejumlah Investor Segera Membuka Usaha di Madiun Doc: ANTARA/HO-Suko Widodo
Ket. Wali Kota Madiun, Jawa Timur, periode 2019-2024 Maidi saat menjabarkan investor yang akan masuk ke kota setempat.

Surabaya - Wali Kota Madiun, Jawa Timur, periode 2019-2024 Maidi mengemukakan ada sejumlah investor yang segera membuka usaha di kota setempat menyusul investor dari dalam dan luar negeri yang telah terlebih dahulu menanamkan modalnya di daerah itu.

"Dalam satu tahun ke depan sudah ada beberapa investor yang terus menyusul. Semisal rumah sakit internasional, toko grosir alat rumah tangga bermerek nasional, hingga investasi utilitas," kata Maidi dalam keterangannya di Surabaya, Senin.

Maidi menyatakan pembangunan itu dilakukan untuk memajukan Kota Madiun, menaikkan taraf hidup warga serta mengangkat ekonomi kota.

"Rumah sakit itu beberapa bulan lagi selesai, ada toko perabotan rumah tangga yang terkenal sekali juga 10 bulan lagi akan buka, termasuk pembangunan kabel bawah tanah sepanjang 36 kilometer akan selesai dalam waktu satu tahun ini. Itu investasi dari luar dan dalam negeri. Ada dari Jerman, Jepang dan Tiongkok," kata Maidi.

Investasi tersebut tak akan berhenti sampai di situ. Maidi memiliki plan jangka panjang untuk Kota Madiun. Bukan hanya mengenai fasilitas, gedung, hingga komersial, namun dirinya juga menyiapkan SDM unggul dari Kota Madiun.

Agar ketika investor itu masuk, Madiun sudah siap dari segala aspek, termasuk manusianya.

Ia mengatakan investasi ini harus menggerakkan roda ekonomi kota dan rakyat. Rakyat jangan hanya menjadi penonton semata atau tak menjadi raja di kotanya sendiri. Rakyat harus bisa menembus level-level manajemen di perusahaan yang masuk tersebut.

Salah satu langkahnya adalah menyekolahkan anak-anak miskin di Kota Madiun hingga jenjang kuliah.

Menurut Maidi, jalan utama mengentaskan kemiskinan adalah pendidikan. Jika mereka memiliki bekal ilmu yang cukup dan memadai untuk menjadi pemain di investasi tersebut, bahkan bisa sampai jajaran eksekutif di investasi itu.

Dengan begitu, secara otomatis ekonomi mereka dan keluarga akan meningkat. Tak lagi menjadi penonton di rumahnya sendiri.

"Kalau investor masuk dan fasilitas siap, sedangkan SDM tidak siap, ya sama saja menjadi penonton bukan pemain. Kita harus siap dari segala aspek. Fasilitas, lingkungan kota, hingga SDM nya harus unggul. Makanya itu saya sekolahkan anak-anak miskin hingga kuliah, agar mereka punya bekal yang lebih," katanya.

Saat ini, setiap tahun ada 1.250 anak miskin dari Kota Madiun yang dikuliahkan oleh Pemkot di bawah kepemimpinan Maidi.

Mereka ditargetkan dan diharapkan menjadi pemimpin masa depan, yang bisa meneruskan pembangunan berkelanjutan di Kota Madiun.

Ke depannya, Maidi mengaku juga mengirimkan anak-anak Kota Madiun untuk sekolah di luar negeri, agar bisa memahami kultur hingga teknologi dari para investor yang masuk.

"Kalau ada investor dari luar negeri itu, SDM kita sudah siap untuk mengoperasikan teknologinya. Mungkin awal-awal investasi, tenaga ahlinya dari luar negeri atau negara investor itu. Nah, anak Madiun akan kita kirim ke negara investor itu untuk belajar agar bisa menjadi pengganti tenaga-tenaga ahli asing tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.