- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sektor Pertanian Filipina ...
Sektor Pertanian Filipina Alami Kerugian Rp1,6 Triliun akibat El Nino
Sabtu, 11 Mei 2024, 00:03 WIBMANILA - Kerugian akibat El Nino dan kekeringan yang dialami sektor pertanian Filipina telah mencapai 5,9 miliar peso atau sekitar 1,65 triliun rupiah, demikian disampaikan Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos pada Kamis (9/5).
Marcos menambahkan bahwa sedikitnya 3,6 juta warga Filipina di seluruh negeri terdampak oleh fenomena El Nino.
Di tengah upaya Filipina untuk mengatasi cuaca terik, negara di Asia Tenggara itu juga bersiap-siap menghadapi kedatangan La Nina.
"Kita berada di tengah cuaca ekstrem; panas ekstrem saat ini dan hujan lebat dalam beberapa bulan mendatang," kata Marcos dalam kunjungannya ke Zamboanga City di Filipina selatan.
Marcos terbang ke wilayah tersebut untuk mendistribusikan bantuan kepada para petani dan nelayan yang terkena dampak parah El Nino.
El Nino terjadi ketika air laut lebih hangat dari biasanya, sedangkan La Nina merupakan peristiwa pendinginan suhu permukaan laut dalam skala besar di Samudra Pasifik bagian tengah dan khatulistiwa.
Berita Terkait:
-
KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Siap Digulirkan, Cicilan Turun Jadi Rp773 Ribu!
-
Korban Tewas Gempa Filipina Meningkat Jadi 46 Orang
-
Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Bersama DLHKP dan Karang Taruna Gelar Gerakan Pilah Sampah dari Rumah.
-
Hari Ini Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali
-
Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra Resmi Jabat Danlanud Sultan Hasanuddin.
-
Wamenkeu Klaim Ekonomi RI Saat Ini Masih Jauh dari Situasi Krisis seperti Tahun 1998
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.