Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diterjang Banjir, Akses Jalan Trans Sulawesi di Parimo Terputus

📅 Sabtu, 11 Mei 2024, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diterjang Banjir, Akses Jalan Trans Sulawesi di Parimo Terputus Doc: ANTARA/HO-BPBD Parigi Moutong
Ket. Jalur trans Sulawesi di Desa Uevolo, Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong tertimbun material lumpur disertai batu dan batang pohon akibat dampak banjir yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024).

PALU -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan akses jalan trans Sulawesi di kabupaten itu saat ini terputus akibat banjir yang terjadi di Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Sabtu (11/5) subuh."Saat ini akses jalan masih terputus kurang lebih 200 meter, sehingga kendaraan dari arah Parigi ke Provinsi Gorontalo dan sebaliknya masih tertahan," kata Kepala BPBD Parigi Moutong Idran dihubungi dari Palu, Sabtu (11/5).Ia mengemukakan saat ini kondisi jalan tertutup material lumpur beserta batang pohon dan batu-batu besar, sehingga sulit di lalui kendaraan roda empat.Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong saat ini sedang melakukan upaya penanganan dengan membersihkan material yang menutupi badan jalan menggunakan tiga alat berat.

"Saat ini ada tiga alat berat melakukan pembersihan material, satu unit dari Dinas Pekerjaan Umum Parigi Moutong dan dua unit lainnya dibantu alat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional," ujarnya.Dilaporkan dari peristiwa tersebut sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, saat ini kondisi terparah adalah infrastruktur jalan sebab tidak bisa dilalui kendaraan."Saat ini BPBD setempat sedang melakukan asesmen lapangan. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini," ucap Idran.

Ia menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi pada subuh yang mengguyur pegunungan di wilayah itu memicu terjadinya banjir disertai material mengakibatkan akses jalan terputus.Di Desa Uevolo tidak ada akses jalan lain selain jalan trans, sehingga tidak ada alternatif selain menunggu penanganan ruas jalan yang tertutup yang dilakukan pemerintah setempat."Jalur utama hanya jalan trans yang sebelah kiri gunung dan kanan laut, sehingga mau tidak mau kendaraan tertumpuk, kami meminta pengguna jalan tetap bersabar menunggu penanganan yang sedang dilakukan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.