Umat Kristiani Diharapkan Perkuat Nilai Kasih dengan Sesama
📅 Jumat, 10 Mei 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim PenulisPadahal undang-undang negara telah memberikan jaminan pada kebebasan individu menentukan agama yang dianut.
Pemerintah sendiri melalui Keputusan Presiden (keppres) Nomor 8 Tahun 2024 tentang hari libur telah mengakomodir perubahan nomeklatur nama Isa Almasih menjadi Yesus Kristus untuk menunjukkan rasa saling menghormati dan menghargai umat Kristen Katolik dan Protestan.
"Setiap insan itu patut kita syukuri, walaupun ada oknum-oknum tertentu yang merasa bahwa pandangan itu belum sesuai dengan dirinya. Itu yang tentunya kita sayangkan dan prihatinkan," ujar dia.
Menurutnya meski terdapat perbedaan dalam hal kepercayaan, masyarakat seharusnya memahami bahwa sebagai sesama manusia, semua orang harus memiliki moralitas yang sama. Terutama dalam hal berbagi kasih, hidup damai dan sejahtera.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pesan yang ingin saya sampaikan adalah sebagai umat beragama, bertemu dalam titik moral bersama. Kita mungkin berbeda dalam iman, berbeda kepercayaan, tapi kita bertemu dalam satu titik kemanusiaan yang sama, moralitas yang sama bahwa kita ingin membagi kasih, hidup damai dan sejahtera. Maka, mari kita menjaga toleransi kebersamaan itu," kata Yohanes.
Bila berkaca dari kisah Yesus Kristus, Yohanes bercerita bahwa naiknya Yesus ke surga bukan dikarenakan Dirinya ingin meninggalkan umat, melainkan agar bisa hadir di setiap langkah hidup dan menjadi jawaban atas permasalahan manusia, utamanya dalam menyuarakan cinta dan kasih sayang.
"Setelah Yesus bangkit, nampaknya juga butuh waktu untuk terus bertobat memurnikan diri, masih ada kesesuaian antara para murid dan Tuhan pikirkan. Tapi setelah Paskah inilah kenaikan Tuhan dimana lalu para murid mengalami suka cita, damai, bertobat mereka mau diutus untuk mewartakan tuhan mewartakan kasih dari keluarga yang paling kecil, lingkungan mereka, masyarakat Indonesia sampai ke ujung bumi," ucap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!