Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Penulis Indonesia Hadir pada Malam Sastra di Canberra

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Penulis Indonesia Hadir pada Malam Sastra di Canberra Doc: ANTARA/HO-KBRI Canberra
Ket. Malam Sastra yang diselenggarakan Balai Bahasa Indonesia-Australia Capital Territory (BBI-ACT) di Canberra, Australia pada Jumat (3/5/2024).

Jakarta - Penulis novel "Laut Bercerita" asal Indonesia Leila S. Chudori hadir pada acara Malam Sastra yang diselenggarakan Balai Bahasa Indonesia-Australia Capital Territory (BBI-ACT) di Canberra, Australia pada Jumat (3/5).

Malam Sastra merupakan salah satu kegiatan rutin BBI-ACT yang menghadirkan penulis dan kritikus sastra dari dua negara, sekaligus upaya untuk mengenalkan sastra Indonesia kepada masyarakat Canberra.

"Hal yang istimewa dari Malam Sastra kali ini adalah kita kehadiran penulisnya langsung, sehingga kita bisa menggali lebih jauh bagaimana proses kreatif yang terjadi serta apa yang sebenarnya ingin disampaikan penulis kepada pembacanya", kata Presiden BBI-ACT, Amrih Widodo dalam siaran pers KBRI Canberra di Jakarta, Sabtu.

Amrih mengatakan Malam Sastra kali ini membahas novel Indonesia, "Laut Bercerita", untuk menunjukkan bagaimana fiksi memiliki kemampuan unik untuk menantang dan menginterogasi narasi sejarah yang dominan, yang kerap dibentuk oleh agenda pemerintah dan hegemoni budaya.

Dia juga menceritakan profil Leila yang disebutnya sudah produktif menulis karya sastra sejak remaja hingga melahirkan novel sejarah yang dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran tentang perspektif alternatif dan menampilkan suara-suara yang terpinggirkan.

Sementara itu, sang penulis Leila menceritakan tentang ide dan proses riset di balik penggarapan novel "Laut Bercerita".

"Dalam menulis novel ini, saya bertindak sebagai aktor, sutradara dan direktur sekaligus. Saya harus menyelami kepribadian para aktor dan pada saat yang sama saya juga harus mengatur jalannya cerita", kata Leila.

Leila mengaku ingin mengungkapkan sisi lain dari sebuah sejarah dengan cara menampilkan cerita fiksi, bagaimana kiat dalam menulis momen sejarah yang ditandai dengan kekerasan politik atau ketidakadilan sejarah.

Menurut dia, terkadang ada suatu masa saat sejarawan kesulitan menuliskan sejarah, entah karena tekanan penguasa atau memang karena sulitnya proses validasi rangkaian fakta-fakta.

Upaya untuk terus mempromosikan karya sastra Indonesia mendapat dukungan dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib. Menurutnya, Indonesia memiliki khazanah sastra yang layak diketahui dunia.

BBI-ACT telah mengambil peran yang sangat penting dalam menjelaskan Indonesia kepada masyarakat Australia yang salah satunya melalui karya-karya sastra, katanya.

Najib juga menjelaskan KBRI Canberra sangat mendukung kehadiran sastrawan, sineas, maupun pelaku budaya lainnya untuk meramaikan Canberra dengan karya-karya Indonesia dan merasa optimis bahwa melalui Malam Sastra, Indonesia bukan hanya dikenal dari keindahan alam, keramahan warganya dan kelezatan kulinernya saja, namun juga melalui karya-karya sastra yang bernilai tinggi.

Malam Sastra itu dihadiri berbagai kalangan seperti mahasiswa, guru, dosen, pengamat dan penggiat sastra di Canberra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.