Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kalahkan Guinea Atau Peluangnya Lama Lagi

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 07:03 WIB | Oleh:
Kalahkan Guinea Atau Peluangnya Lama Lagi Doc: KARIM JAAFAR/AFP
Ket. Indonesia akan menjalani “play-off” melawan Guinea I Para pemain Irak melakukan selebrasi usai memenangi laga perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 AFC Qatar 2024 melawan Indonesia di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha, Jumat (3/5) dini hari WIB. Garuda Muda kalah dengan skor 1-2. Indonesia akan memperebutkan tiket terakhir ke Olimpiade 2024 dengan menjalani play-off melawan tim U-23 Guinea.

JAKARTA - Indonesia gagal mendapatkan tiket otomatis ke Olimpiade 2024 lewat jalur Piala Asia U-23 2024. Menghadapi Irak pada perebutan peringkat ketiga, Jumat (3/5) dini hari WIB di Doha, Garuda Muda kalah dengan skor 1-2. Jalan terakhir ke Paris harus mengalahkan Guinea, atau lama lagi (peluang itu muncul).

Indonesia akan memperebutkan tiket terakhir ke Olimpiade 2024 dengan menjalani play-off melawan tim U-23 Guinea. Laga akan dimainkan di lapangan pusat pelatihan timnas Prancis di INF Clairefontaine, tanggal 9 Mei mendatang. Usai kalah dari Irak, Pelatih Garuda Muda, Shin Tae-yong, mengakui bahwa performa tim asuhannya tidak konsisten. Meski datang dengan komposisi tim yang sama, perbedaan terus terlihat di antara pertandingan. Ini termasuk saat melawan Irak, yang akhirnya kalah.

Shin Tae-yong mengatakan segera mempersiapkan tim untuk laga penentu lolos ke Olimpiade yang berlangsung pekan depan. Dia akan memberikan materi taktikal setelah tiga hari ke depan. Garuda Muda masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi laga melawan Guinea.

"Selama 2-3 hari kami harus fokus pemulihan tanpa menyentuh bola. Setelah itu ada 3-4 hari di mana kami akan menyentuh taktik dan analisis permainan lawan," jelasnya. Di Piala Asia U-23 2024, Indonesia sebenarnya hanya memiliki target mencapai babak semifinal. Namun, Shin Tae-yong memastikan akan habis-habisan untuk merebut tiket terakhir ke Olimpiade 2024. Menurutnya, semua pemain akan berjuang keras demi mencapai misi tersebut.

"Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membawa kesempatan terakhir ini lolos ke Olimpiade. Saya harap empat tim Asia akan bertanding di Olimpiade," tandasnya. Garuda Muda kini harus fokus merebut tiket mengikuti Olimpiade kedua bagi Indonesia di cabang olahraga sepak bola putra sejak Olimpiade Melbourne 1956.

Jika melihat profil Guinea, tim ini tidak lebih kuat dari tim-tim yang berlaga di Piala Asia U23 baik yang sudah dikalahkan Garuda Muda maupun yang mengalahkan Indonesia selama turnamen di Qatar. Meski demikian, untuk urutan peringkat, Indonesia jauh di bawah Guinea. Indonesia menempati urutan 134. Sedangkan Guinea 76. Menduduki peringkat 76, Guinea masih di bawah Yordania (71), Uzbekistan (64), Irak (58), Qatar (34), Australia (24), dan Korea Selatan (23). Semuanya dihadapi Indonesia dalam Piala Asia U23 2024.

Tapi Garuda Muda sudah pernah mengalahkan Australia, Yordania dan Korea Selatan. Mereka berada di atas Guinea. Di atas kertas seharusnya Garuda Muda dapat mengatasi Guinea. Guinea juga terbilang muka baru. Seperti Garuda Muda dalam Piala Asia U23 2024 yang datang menyandang predikat debutan, Guinea juga demikian dalam Piala Afrika U23 2023.

Tak Terlalu Bagus

Catatan Guinea selama fase grup Piala Afrika U23 2023 tak terlalu bagus dibanding Indonesia dalam Piala Asia U23 2024. Guinea menang satu kali, kalah satu, dan seri satu kali. Dia memasukkan lima gol dan kemasukan empat. Sedangkan Indonesia menang dua kali dan kalah satu kali di babak grup.

Dua kemenangan Garuda Muda dalam fase grup dipetik dari tim yang peringkatnya jauh di atas Indonesia, dan juga jauh di atas Guinea. Guinea langsung terhenti di semifinal, menyerah 0-1 dari Mesir. Dia juga takluk dalam adu penalti melawan Mali setelah 0-0 selama 120 menit dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Afrika U23 2023.

Total gol dan kebobolan Guinea adalah 5-4. Sedangkan Indonesia 8-9. Paling tidak Indonesia, lebih produktif dalam urusan menciptakan gol. Indonesia juga bisa lebih berbangga karena melewati kompetisi lebih ketat ketimbang Guinea.

Jika Indonesia harus menjalani enam pertandingan sebelum melakoni laga playoff 9 Mei, maka Guinea hanya melewati lima laga. Ini karena Piala Asia U23 2024 diikuti 16 tim. Sedangkan turnamen serupa di Afrika hanya diikuti delapan tim.

Meski demikian, Garuda Muda harus tetap waspada. Sebab seperti tim Afrika lain, Guinea memiliki keunggulan fisik. Selain itu, 20 dari 27 pemain dalam skuad Guinea U23, adalah pemain-pemain yang berkompetisi di Eropa. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.