Penyelenggara Pemilu Harus Berintegritas dalam Pilkada
Senin, 29 Apr 2024, 01:01 WIBBANDARLAMPUNBG - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI) menekankan bahwa penyelenggara pemilu harus berintegritas dalam pelaksanaan pilkada serentak 2024 agar dapat berjalan dengan damai.
"Pemilu damai tidak akan terwujud kalau penyelenggara tidak berintegritas, tidak adil atau malah jadi tim sukses bakal calon," kata Anggota DKPP RI Tio Aliansyah, pada kegiatan peluncuran Pilgub Lampung, di Bandarlampung, Sabtu (27/4) malam.
Oleh sebab itu, mantan Komisioner KPU Lampung itu pun mengajak dan meminta seluruh masyarakat untuk melaporkan secara langsung ke DKPP apabila melihat ada penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu tidak netral dalam pilkada nanti.
"Tidak hanya tingkat KPU ataupun Bawaslu, bila ada yang melihat dan mengetahui adhoc baik panitia pemilihan kecamatan (PPK) maupun panitia pengawas kecamatan (Panwascam) hingga penyelenggara tingkat bawahnya melakukan tindakan tidak netral bahkan merugikan laporkan, kami akan layani dengan baik," kata dia.
Sementara itu, Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin berharap seluruh elemen masyarakat menyukseskan pelaksanaan pemilu yang digelar setiap lima tahun sekali, dan akan dilaksanakan pada November tahun ini.
"Tentunya saya ingin ucapkan terima kasih kepada masyarakat Lampung yang telah sukseskan pilpres dan pileg 2024," kata dia.
Namun begitu, setelah pelaksanaan pilpres dan pileg, kata dia, ke depan akan ada pilkada serentak 2024, yang juga harus didukung penuh agar berjalan sukses. "Jadi setelah pemilu, kami saat ini sedang bersiap menyelenggarakan pilkada, saya harap semua elemen masyarakat mari kita bantu KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.Tanpa bapak ibu sekalian tentu tidak bisa melaksanakan pilkada dengan baik," kata dia.
Edukasi Masyarakat
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung meluncurkan pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait tahapan pilkada serentak 2024.
"Tentu dalam peluncuran pilgub ini bertujuan untuk sosialisasi dan edukasi pada masyarakat bahwa sejak hari ini sudah mulai tahapan pilkada, terutama kaum muda," kata Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, di Bandarlampung, Sabtu.
Dia mengatakan sekitar 213 hari ke depan akan dilaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak, termasuk di Lampung. "Mari kita berdoa bersama-sama semoga proses demokrasi di Lampung dapat berjalan dengan demokratis, damai dan berintegritas," kata dia.
Menurut dia, tahun 2024 menjadi momentum politik yang cukup penting karena pada tahun ini terdapat pelaksanaan demokrasi terbesar secara bersama-sama. .
Namun begitu, kata dia, KPU Lampung percaya pengalaman dalam melaksanakan pilpres dan pileg yang lalu menjadi suatu hal yang berharga dalam menjalankan pilkada pada 27 November 2024. "Saya pun meminta seluruh elemen masyarakat menolak tindakan tidak terpuji dalam proses demokrasi ini. Mari kita sama-sama dukung pelaksanaan pilkada di daerah ini dengan kerja sama yang baik, tahapan pilkada di provinsi ini bisa berjalan dengan baik," kata dia.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan edukasi Pilgub yang dilakukan oleh KPU dengan menghadirkan Grup Band GIGI dan band lokal.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Populasi Lansia Melejit, Produktivitas Tergerus? Sinyal Bahaya dari Proyeksi 2045!
-
Pertamina Berdayakan Bank Sampah Beo Asri Kelola Minyak Jelantah, Hasilkan Energi Bersih dan Sumber Ekonomi Bagi 880 Warga Cilacap Selatan
-
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Turun pada Jumat Pagi
-
Menkeu Sri Mulyani Temui Menkeu Arab Saudi, Lanjutkan Rencana Prabowo Soal Haji
-
Dipuji Terbaik, KPU Jatim Bersyukur Tahapan Pilkada Serentak Berjalan Kondusif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.