Ada Apa Sampai Kesbangpol Belitung Turunkan Bendera Merah Putih Ini
Senin, 29 Apr 2024, 00:10 WIBTanjungpandan - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menurunkan Bendera Merah Putih karena sudah tidak layak dikibarkan.
"Saya menurunkan dan mengganti dengan Bendera Merah Putih yang sudah lusuh dan robek tersebut dengan Bendera Merah Putih yang baru," kata pegawai Kesbangpol Belitung, Sulisman di Tanjung Pandan, Minggu.
Dirinya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya sebuah Bendera Merah Putih yang sudah lusuh dan sobek di halaman sebuah ruko di jalan Hasyim Idris, Kelurahan Pangkalalang, Tanjung Pandan.
Menurut dia, bendera Merah Putih tersebut masih terpasang di atas tiang bendera tanpa dipedulikan oleh pihak penyewa ruko tersebut.
"Selaku yang menerima telepon, saya bergegas ke lokasi yang dimaksud dan benar mendapati Bendera Merah Putih sudah dalam keadaan lusuh, sobek, dan warna yang sudah kusam," ujarnya.
Dia sangat menyayangkan kondisi ini padahal bendera Merah Putih merupakan simbol negara sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.
"Tiba di lokasi saya langsung menanyakan kepada seseorang penyewa ruko yang enggan disebutkan namanya bahwa bendera tersebut telah ada sebelum dia menyewa ruko tersebut, diperkirakan sudah terpasang sejak dua tahun lalu," katanya.
Setelah itu, tanpa berpikir panjang dan mengulur waktu dirinya langsung menurunkan bendera tersebut dan menggantikannya dengan Bendera Merah Putih yang baru.
Sulisman berpendapat peristiwa tersebut memiliki dua sudut pandang positif dan negatif.
"Sisi positifnya adalah saya bangga masih ada masyarakat yang peduli untuk melaporkan terkait Bendera Merah Putih yang sudah tidak selayaknya terpasang," ujarnya.
Sedangkan sisi negatif, lanjut dia, merupakan bukti mulai pupusnya rasa nasionalisme generasi bangsa dalam menyikapi arti penting dan memaknai bendera Merah Putih yang merupakan simbol negara yang harus selalu dihormati serta dijaga.
"Saya merasa terpanggil untuk mengganti bendera yang kusam tersebut dengan bendera yang baru," katanya.
Ia berharap tindakan tersebut dapat mengingatkan masyarakat untuk selalu menghormati dan menjaga simbol negara yakni bendera Merah Putih.
"Bendera Merah Putih memiliki arti sejarah bagi rakyat Indonesia. Untuk mengibarkan bendera Merah Putih butuh perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa dengan tetesan keringat, darah, dan air mata mereka," ujarnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akibat Banjir, KAI Membatalkan 82 Perjalanan KA Jarak Jauh
-
Indonesia 80 Tahun Merdeka! Pemerintah Serukan Merah Putih Menggema Sebulan Penuh, Kamu Sudah Pasang Bendera di Rumah?
-
Peringatan Tsunami Dikeluarkan Setelah Gempa Bumi 7,4 SR Guncang Lepas Pantai Jepang
-
Masyarakat Nagan Raya Andalkan Rakit untuk Penyeberangan
-
Wamendagri: Bendera One Piece Bukan Pelanggaran, tapi Merah Putih Tetap Prioritas
-
Gim "Call of Duty: Warzone Mobile" Ditarik dari Play Store & App Store
-
Mentrans siapkan 1.000 transmigran dipekerjakan di Jepang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.